RM.id Rakyat Merdeka - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai ditinggal kader-kader terbaiknya. Setelah Tsamara Amany dan Surya Tjandra, kini Michael Sianipar. Apa penyebabnya? Salah satunya, netizen menduga karena PSI tidak mampu menembus Senayan.
Akun @totalpolitikcom mengungkap pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie yang heran dengan sikap eks Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar. Sebelumnya, Michael menyebut PSI sudah berubah dan memiliki masalah sistemik.
Baca juga : Bamsoet: Selamat Menempuh Hidup Baru Kaesang dan Erina
“Selama memimpin PSI DKI Jakarta, Michael Sianipar menjelaskan apa yang sudah dia kerjakan. Kerja-kerja PSI DKI Jakarta itu, kata Michael, berdasarkan nilai-nilai PSI yang ada sejak awal berdiri,” ungkap @totalpolitikcom.
Tak hanya itu, Michael juga mengingatkan agar eks partainya itu melihat ke dalam apa yang sudah dikerjakan dan apa yang sudah dicapai. Agar, sesuai dengan apa yang sudah dijanjikan dan ditawarkan PSI sejak awal berdiri.
Baca juga : Duel Ambisi Dan Tarian
Akun @bungguzz menduga, keluarnya kader terbaik karena PSI tidak mampu menembus Senayan. Seharusnya, PSI bisa ke Senayan minimal 7 persen.
“Eh, ke sini-sini kenapa jadi partai haters, partai buzzer. Sayang banget. Padahal belum ada partai yang anak muda banget gitu,” ujarnya.
Baca juga : Suki Waterhouse, Debut Red Carpet Bareng Pattinson
Akun @etnanita mendukung langkah kader-kader terbaik untuk keluar dari PSI. Kata dia, meninggalkan PSI adalah langkah yang tepat dan realistis. “Semakin habis anggotanya, lama-lama hanya setara karang taruna,” timpal @ aprilian_sandi.
“Baguslah pada keluar. Waktunya Anda berbenah diri bangun bangsa ini dengan pemikiran muda, cerdas. Anda harus punya jiwa patriot dengan bangsa ini, bergabunglah dengan partai yang lebih baik, songsong negeri agar lebih baik ke depannya,” saran @Gun66846148.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.