RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Menteri Sosial Idrus Marham kembali dilarikan ke rumah sakit. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, Idrus sudah dirawat sejak 4 hari lalu.
"Dirawat di RSPAD sejak 8 Agustus sesuai arahan dokter," ujar Febri kepada wartawan, Senin (12/8).
Baca juga : Rayakan Idul Adha, Prabowo Kurban di Hambalang
Menurut Febri, sebelumnya Idrus Marham mengeluh sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter di KPK, Idrus dirujuk ke RSPAD. Di rumah sakit tentara itu, dokter merekomendasikan Idrus untuk rawat inap.
"KPK segera mengirimkan surat ke Mahkamah Agung (MA) karena status penahanan yang bersangkutan di MA saat ini," tutur eks aktivis ICW itu.
Baca juga : Wanita Inggris Mau Nikahi Lampu Hias Umur 91
Saat ini, Idrus tengah mengajukan kasasi atas perkara yang menjeratnya. Karena itu, kewenangan ada di MA. Selama rawat inap, Idrus berstatus tahanan dalam pembantaran.
Eks Sekjen Golkar itu akan dibawa kembali ke tahanan, setelah proses di RSPAD selesai. Sesuai dengan keputusan dokter yang menangani. Informasi yang diterima wartawan, Idrus menjalani operasi batu ginjal.
Baca juga : Trafik Naik Tajam, XL Perluas Jaringan Data di Kalimantan
Idrus berurusan dengan KPK terkait kasus suap pengurusan proyek PLTU Riau-1. Bersama Eni Maulani Saragih, koleganya di Golkar, Idrus menerima suap dari pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.