Sebelumnya
Tahun 2022, IKJH masuk kategori sangat tinggi dengan indeks 90 untuk pertama kalinya. Ini harus dipertahankan.
Tantangan keempat, jemaah sekarang sangat kritis. Mereka memantau tingkah laku dan aktivitas sehari-hari para petugas haji.
“Jika petugas cuek atau tidak pernah memantau jemaah, maka ini akan jadi catatan tersendiri bagi jemaah,” jelasnya.
Selanjutnya tantangan kelima, jika petugas kurang perform dalam melaksanakan tugasnya, akan mudah tersebar melalui media sosial.
Baca juga : YLKI: Masyarakat Sudah Terbiasa dengan Harga BBM Nonsubsidi Fluktuatif
Tantangan keenam, petugas harus melek teknologi. Sebab, hampir semua layanan sudah menggunakan perangkat digital.
Terakhir, tantangan ketujuh, dengan kuota normal, antrian jemaah di toilet akan memanjang.
Selain itu, musim haji tahun ini bertepatan musim panas. Seluruh petugas perlu mensosialisasikan sejak awal kepada jemaah akan pentingnya menjaga kesehatan.
Jemaah harus diingatkan untuk sering minum, membawa penutup kepala, memakai sandal, menggunakan alas kaki, penutup kepala seperti topi atau payung.
Baca juga : Napoli Susah Dikejar, Pioli Lempar Handuk Putih
“Maka seluruh petugas harus siap!” tegasnya.
Terkait pembayaran Dam, Arsad menginformasikan akan ada pengaturan dalam perbaikan Dam (Hadyu). Ini akan diatur oleh Keputusan Direktur Jenderal.
Ia mengakui, visa haji dan umrah saat ini bisa dipergunakan untuk mengunjungi daerah di luar tanah suci Makkah dan Madinah.
Kepada para petugas, Arsad berpesan agar rutin mengecek keberadaan dan mobilitas jemaahnya.
Baca juga : Provinsi Jateng Sudah Punya 28 MPP, Ganjar Akan Kembangkan Layanan Digital
“Saya minta semua peduli terhadap jemaah terutama ketua kloter atau semua harus rutin mengecek jemaah jangan sampai ada jemaah yang niatnya di luar beribadah,” imbau Arsad. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.