Sebelumnya
Langgeng mengajak siapa pun untuk ditata oleh nilai kesakralan dari Pancasila, UUD NRI tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
Baca juga : Dumas KPK Dalami Isi Rekaman Dugaan Suap Penyidik Terkait Kasus Hasbi Hasan
Menurutnya, perbedaan dalam bangsa merupakan suatu rahmat. Meski ada perbedaan, namun semua bisa bergerak pada fungsi dan perannya masing-masingnya.
Baca juga : Kepala BNPT: Dai Punya Peran Penting Cegah Ideologi Kekerasan
"Begitu pun Bhinneka Tunggal Ika, jika diibaratkan sebagai tubuh kita, yang terdiri dari berbagai macam organ dan bentuk, namun semuanya saling melaksanakan tugas fungsinya sehingga kita dapat hidup utuh menjadi manusia yang dapat beraktivitas," jelasnya.
Baca juga : BSKDN Kemendagri Tegaskan Dokumen RKP Harus Memuat Aspirasi Masyarakat
"Sekali lagi, melalui buku ini, Langgeng mengajak kita untuk tobat nasional kembali ke jati diri kita yang pada akhirnya pun akan kembali kepada Sang Pencipta, Allah SWT, Tuhan YME," ungkapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.