Sebelumnya
“Kepada warga Muhammadiyah dan umat Islam yang merayakan Idul Adha pada 28 Juni, hendaknya senantiasa menjaga kerukunan, saling menghormati, dan menjaga ketertiban umum,” pinta Mu’ti.
Mu’ti meminta, warga Muhammadiyah melaksanakan penyembelihan dan pembagian daging hewan kurban pada Kamis, 29 Juni. Ini sebagai wujud toleransi dan saling menghormati. Anggota Komisi VIII DPR, Saifullah
Tamliha juga mengapresiasi keputusan Pemerintah yang menambah libur Idul Adha. Apalagi, salah satu pertimbangannya agar umat Islam khusuk menunaikan ibadah kurban dan juga bisa dinikmati oleh mereka yang beragama non-muslim untuk liburan.
“Jadi kita patut berterima kasih kepada Presiden Jokowi,” ujar Tamliha kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : 5 Tips Atasi Cemas Hadapi Kondisi Keuangan Pasca Lebaran
Di dunia maya, perpanjangan libur Idul Adha juga menggema. Setidaknya hastag Cuti bertengger di salah satu trending topic di Twitter. Terdapat lebih dari 21 ribu netizen menyuarakan twitnya.
“Kabar gembira untuk kita semua. Idul Adha, kini resmi 3 hari liburnya,” tulis @ezash. “Libur panjang cuy. Ke Bromo atuh,” timpal @Ilham9697 sembari memention @evoleht_.
Baca juga : Dubes Rosan: Saatnya Indonesia Menuju Kesetaraan Dan Pemberdayaan Perempuan
Sedangkan akun @iss_Paiss mengaku cuti bersama tidak berlaku untuk perusahaan swasta. “Apakah berpengaruh
untuk perusahaan swasta? Oke sepertinya tidak,” ucap dia. “Perusahaan swasta be like. Tidak semudah itu ferguso,” pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.