BREAKING NEWS
 

Viral Foto Tumpukan Dolar Diduga Duit Proyek BTS

Kejagung Bakal Periksa Politisi Partai Demokrat

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : RIFFMY
Selasa, 11 Juli 2023 07:30 WIB
Kapuspenkum Kejagung I Ketut Sumedana (kiri) bersama Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Kuntadi (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Kamis (15/6/2023). (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Irwan kini sudah diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. Maqdir Ismail, pengacara Irwan mengungkapkan, ada orang yang men­datangi kantornya pada Senin pagi, 3 Juli 2023 untuk mengembalikan uang dolar Amerika. “Nilainya Rp 27 miliar,” bebernya.

Maqdir berencana menyer­ahkan uang itu ke Kejagung. Namun hingga akhir pekan lalu urung dilaksanakan. Kejagung pun melayangkan surat panggi­lan kepada Maqdir agar datang pada Senin, 10 Juli 2023.

Baca juga : Prabowo Serukan Kader Tidak Terjebak Politik Pecah Belah

Hingga Senin siang, Maqdir masih berkutat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia mewakiliSekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan menghadirisidang pembacaan putusan gugatanpraperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lantaran masih sibuk, Maqdir meminta diperbolehkan mengembalikan uang Rp 27 miliar itu ke Kejagung dengan cara trans­fer. Namun Kejagung menolak menerima penyerahan uang lewat cara ini. “Mintanya diserahkan tunai,” ujar Maqdir.

Baca juga : Kasus Bupati Mamberamo Tengah, KPK Periksa Politikus Demokrat Andi Arief

Maqdir lalu mengirim surat ke Kejagung meminta agar pemang­gilan dirinya ditunda. Ia berjanji akan datang ke Kejagung pada Kamis, 13 Juli lusa. Tentu denganmembawa uang dolar senilai Rp 27 miliar untuk diserahkan secara tunai.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense