Sebelumnya
“Saya, saya, saya Gubernur Papua tidak ada main judi,” lanjut Lukas emosi.
“Tenang, tenang. Itu hak Saudara (terdakwa),” kata Hakim Rianto kepada Lukas.
Hakim Rianto mengingatkan bantahan dari Lukas dicatat dalam berita acara persidangan. “Nanti Saudara buktikan ya,” ujarnya kepada Lukas.
Baca juga : Bantah Terima Gratifikasi, Lukas Enembe Ngaku Orang Paling Jujur Di Papua
“Tolak, saya tolak semua,” Lukas menanggapi kesaksian Kambuaya.
“Oke, ditolak. Nanti penasihat hukum juga bisa bantu terdakwa untuk menulis dalam nota pembelaan nanti, khusus keterangan saksi ini (Mikael Kambuaya),” kata Hakim Rianto.
Pengepul Fee
Baca juga : Bacakan Second Opinion IDI, Jaksa: Lukas Enembe Layak Ikut Persidangan
Selain soal judi, jaksa menyinggung isi BAP Kambuaya mengenai fee proyek yang diterima Lukas. Sejumlah pengusaha menjadi pengepul fee untuk Lukas.
“Pada saat saya menjabat sebagai Kadis PUPR Papua, pola pemberian uang kepada Lukas Enembe adalah para kontraktor yang mendapat pekerjaan proyek akan memberikan uang kepada Lukas Enembe melalui kontraktor besar yang dibawa oleh Lukas Enembe, seperti Piton Enumbi, Serli Susan, Haji Sukman, Frans Manibui, Letri David Sabutan, dan Haryati,” ujar jaksa membacakan BAP Kambuaya lainnya.
Para pengusaha itu merupakan orang-orang yang pernah menjadi tim sukses (timses) Lukas dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua.
Baca juga : Waka BPIP: Pancasila Jadi Acuan Pembentukan Perda
“Mereka yang beberapa orang yang disebutkan tadi adalah orang orang yang boleh saya katakan bahwa mereka ini adalah orang-orang yang pemegang dana, penyandang dana saat Pak Lukas maju Gubernur,” terang Kambuaya.
Lukas juga menanggapi Kambuaya soal fee dengan nada tinggi. “Pak Gubernur tidak mengurus fee! Dari dulu sampai hari ini saya tidak tahu fee,” bantah Lukas.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 8/8/2023 dengan judul Bekas Anak Buah Bersaksi Soal Judi, Lukas Enembe Ngamuk Gebrak-gebrak Meja
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.