Sebelumnya
Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyebut tidak ada niatan dari Mega menghempaskan tangan Jokowi. “Yang turun tangga itu? Bukan (menghempaskan),” kata Puan di Jakarta, Rabu (25/10/2023).
Puan memastikan narasi yang ramai di medsos tidak benar. Menurutnya, Puan hubungan Mega dan Jokowi harmonis. Dia bilang, Mega tetap sayang kepada Jokowi meskipun anak sulungnya, Gibran Rakabuming menjadi kompetitor Ganjar di Pilpres 2024 mendarah.
“Jadi nggak ada saling hempas-hempas, nggak ada sama sekali, nggak. Kasih Ibu sepanjang masa. Urusan turun tangga aja sampai panjang,” heran Puan.
Baca juga : Istana: Hubungan Jokowi-Mega Baik-baik Saja
Sementara Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pereira meminta agar permainan politik adu domba antara Jokowi dan Mega dihentikan. “Sudah tahu politik kolonial adu domba, dipraktikan, ya kami bukan domba, nggak mau dong diadu,” cetus Andreas kepada Rakyat Merdeka, Kamis (26/10/2023).
Menurut Andreas, fatsun politik PDIP mengedepankan kesantunan. Bukan fatsun yang mudah mengadudomba antara satu pihak dengan pihak lainnya. “Terserah kalau yang kelasnya “domba” silakan membiarkan diri diadu-adu,” tegas dia.
Di dunia maya, video yang kadung tersebar itu menuai reaksi beragam dari warganet. Mayoritas warganet mengecam upaya mengadu domba antara Mega dengan Jokowi.
Baca juga : Jokowi: Jelang Pemilu Jangan Baperan
“Kemarin juga ada vidio beredar Ibu Mega hempaskan tangan Bapak Jokowi. Kemudian sekarang dibantah sama Ibu Puan. PDIP = Jokowi baik baik saja. PDIP punya Capres punya Cawapres, ini baru paten. Penyebar hoax mana patenlahhh,” tukas @Natanaelpakpak10.
Akun @BimaSen84525753 lebih meyakini apa yang dijelaskan Puan daripada yang beredar di dunia maya.
“Video yang viral itu tidak utuh. Sudah diedit. Video aslinya setelah tangan dihempaskan terus Bu Mega sambil tersenyum ngobrol sama Pak Jokowi, sambil seperti menjelaskan sesuatu tentang tangan Bu Mega. Kelakuan sebelah tuh yang suka edit video. Ingat kasus Bunyani,” pungkas dia.
Baca juga : Disebut Bangun Dinasti Politik, Jokowi Tertawa
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie juga ikut mengecam. Lewat akun @grace_nat, dia menyayangkan video itu disebar dengan narasi untuk pecah belah. “Jika benar video tersebut editan, tentu layak dikecam. Beliau ibu kita bersama. Stop buat fitnah dan hoax agar pemilu kali ini damai, santun dan santuy,” cuitnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 27/10/2023 dengan judul Video Gandengan Diedit-edit, Jokowi-Mega Jangan Diadu Domba
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.