RM.id Rakyat Merdeka - Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan, RSUD Sumedang mendapatkan perhatian khusus menyusul rentetan gempa yang mengguncang wilayah tersebut, Minggu (31/12/2023).
"Terjadi keretakan (bangunan). Bupati Sumedang barusan menyatakan, beliau konsentrasi di RSUD dulu, karena masih menunggu hasil assessment gedung. Kan itu bertingkat, ada yang retak," kata Bey di Gedung Sate Bandung, seperti dikutip ANTARA, Minggu (31/12/2023) malam.
Baca juga : 331 Pasien RSUD Sumedang Dievakuasi Ke Halaman Gedung Dan Jalan Raya
Bey menambahkan, saat ini Pemda setempat tengah melakukan pendataan kerusakan, termasuk evakuasi korban yang perlu mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
"Gempa terakhir tadi pukul 20.30 WIB. Total kerusakan dan sebagainya, masih didata. RSUD itu yang penting, karena bangunannya bertingkat," papar Bey.
Baca juga : Rayhan Dan Dony Dapat Perhatian Khusus Thomas Doll
Hari ini, Senin (1/1/2024), Bey akan melakukan peninjauan untuk memastikan kondisi masyarakat korban gempa bumi di Sumedang dan Pangandaran. Meski m belum ada laporan korban jiwa.
Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Sumedang diguncang gempa tiga kali pada Minggu (31/12). Yakni gempa M4,1 pada pukul 14.35 WIB, gempa M3,4 pada pukul 15.38 WIB, dan gempa M4,8 pada pukul 20.34 WIB.
Baca juga : Digitalisasi Pertamina Pastikan Distribusi Energi Lancar Jelang Tahun Baru
Pada hari yang sama, gempa juga terjadi di Kabupaten Pangandaran pada pukul 11.52 WIB, dengan kekuatan 5 magnitudo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.