BREAKING NEWS
 

Istana Pastikan Bantuan Terus Dikucurkan

Rakyat Butuh Bansos

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 5 Januari 2024 08:46 WIB
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Sebelumnya, Zulhas yang sedang berkampanye di Jawa Tengah mendapat sorotan lantaran bicara soal bansos. “Yang kasih bansos dan BLT siapa? Yang suka sama Pak Jokowi angkat tangan. Pak Jokowi itu PAN, dan PAN itu Pak Jokowi, makanya kita dukung Gibran, cocok? Gibran itu siapa sih? Anaknya Pak Jokowi,” ujar Zulhas.

Adsense

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan mengomentari polemik bansos. Kata dia, bansos itu dibeli dari pajak uang rakyat Indonesia. Bansos itu dari rakyat Indonesia yang sudah bisa bayar pajak kepada mereka yang belum sejahtera.

“Jangan pernah bansos diklaim sebagai bantuan pribadi karena itu bukan uang pribadi, itu uang rakyat yang dititipkan,” tegas Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai, mengklaim bansos berasal dari dana pribadi merupakan tindakan tak etis dan harus diluruskan. Di masa pemerintahannya kelak jika terpilih, Anies menegaskan Bansos tidak akan dihentikan tetapi diubah jadi Bansos plus dengan ditambah dan pembekalan pelatihan.

Baca juga : Indonesia Bakal Kirim Bantuan Ke Gaza 3 Kali Lipat Lebih Banyak Di 2024

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo ikutan berkomentar. Kata dia, bansos merupakan hak rakyat. Pemerintah wajib untuk memenuhinya.

“Jangan dipolitisasi, jangan dipolitisasi, karena itu haknya rakyat begitu ya, karena kan klaimnya biasa,” kata Ganjar, Rabu (3/1/2024).

Permintaan Ganjar berdasarkan realita di lapangan, bahwa banyak pihak yang mengklaim bansos sebagai bentuk perhatian mereka terhadap rakyat. Ganjar setuju dengan pembagian bansos lebih besar dari biasa. Sebab, kondisi masyarakat saat ini memang sedang susah.

Akan tetapi, masyarakat harus diberi pemahaman bahwa bantuan itu merupakan hak mereka. Bukan jasa dari pihak tertentu yang saat ini sedang berlaga dalam Pileg dan Pilpres 2024.

Baca juga : Pastikan Bansos Jalan Terus, Ganjar: Diatur Agar Tepat Sasaran

Warganet ikut mengomentari polemik bansos. Pemilik akun @firmanyursak menilai pembagian bansos ini memang rawan dijadikan bahan jualan politik di masa kampanye. Karena itu, rakyat harus pintar-pintar dalam menerima informasi.

Ia teringat kebijakan pembagian bansos di DKI Jakarta di saat Covid-19. “Zaman Mas Anies jadi Gubernur, Bansos gak pernah disebut bantuan Gubernur atau bantuan Anies. Tapi bantuan/bansos Pemprov DKI Jakarta,” ujarnya.

Akun @sophiamundsens menyampaikan hal serupa. “Edukasi soal ini agaknya perlu dimasifkan lagi. Di banyak tempat tidak sedikit orang yang masih kemakan isu kalau bansos itu cuma bisa ada oleh Paslon Prabowo-Gibran. “Sementara Paslon lain bakal mengurangi dan hilangin,” kicaunya.

Akun @aparlan heran politisasi bansos masih terjadi padahal sudah 25 tahun reformasi.

Baca juga : Bantuan Pangan Dikucurkan, Bapanas Pede Tepat Sasaran

“Sudah 25 tahun Reformasi, tapi mengapa konsep kewajiban negara dan uang rakyat dan uang APBN itu gak dipahami jutaan rakyat kebanyakan ya,” ujarnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat 5/1/2024 dengan judul Istana Pastikan Bantuan Terus Dikucurkan, Rakyat Butuh Bansos   

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense