RM.id Rakyat Merdeka - Calon presiden (capres) nomor urut 01, Anies Baswedan membantah tudingan bantuan sosial (bansos) akan dihentikan, jika pasangan calon (paslon) Anies-Muhaimin (AMIN) menang di Pilpres 2024.
Hal itu disampaikan Anies dalam orasinya saat kampanye di Lapangan Jayaraga Garut pada Kamis (8/2). Menurutnya, tudingan tersebut datang dari orang-orang takut akan perubahan.
Baca juga : Kampanye Nasional, Partai Buruh Janji Cabut Omnibus Law Cipta Kerja
"Mereka menakut-nakuti, katanya kalau AMIN menang bansos dihentikan. Padahal bukan begitu faktanya, justru bansos ditingkatkan," tegas Anies.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai pihak-pihak yang takut perubahan dikarenakan sudah terlampau nyaman dengan sistem negara yang tidak adil.
Baca juga : Banding, Caleg Kampanye Libatkan Anak Divonis 6 Bulan, Masa Percobaan 1 Tahun
"Ada yang tidak ingin kenyamanan mereka, yang mendapat keuntungan dari sistem yang tidak adil, terusik dengan perubahan," lanjutnya.
Karena itu, ia mengajak pendukungnya untuk tidak takut berjuangan mewujudkan perubahan. Meskipun harus berhadapan dengan ancaman dan iming-iming yang menggiurkan.
Baca juga : Cek Kesiapan Pemilu di Jeddah, Wapres Tegaskan Pentingnya Pemilu Jurdil
"Kalau nanti ada yang datang bawa iming-iming, apakah akan berubah? Saya yakin bapak-ibu di sini pejuang semua, tidak bisa dibeli dengan uang," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.