Sebelumnya
Besaran potongan berkisar 10 hingga 30 persen sesuai dengan besaran insentif yang diterima. Teknis penyerahannya dilakukan secara tunai yang dikoordinir setiap bendahara yang telah ditunjuk, yang berada di tiga bidang pajak daerah dan bagian sekretariat.
“ASaktif melakukan koordinasi dan komunikasi mengenai distribusi pemberian potongan dana insentif pada Bupati melalui perantaraan beberapa orang kepercayaan Bupati,” beber Ali.
Ali belum dapat membeberkan uang yang menjadi jatah Bupati Muhdlor. Pasalnya, penyidik masih menelusuri aliran dana itu.
Baca juga : Gibran Sodorkan Ide Bentuk Kementerian Urusan Makan Gratis
Kasus pungli insentif di BPPD Kabupaten Sidoarjo terungkap dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada pada Kamis, 25 Januari 2024. Dari sebelas pihak yang diamankan dan diboyong ke Gedung Merah Putih, lembaga antirasuah hanya menjerat Siska Wati sebagai tersangka.
Yang lain dipulangkan, termasuk dua orang dekat Bupati Muhdlor Ali, yakni Robith Fuadi (RF) kakak ipar Bupati; dan Aswin Reza Sumantri (ARS) Asisten Pribadi Bupati.
“Dalam kegiatan ini diamankan uang tunai l sekitar Rp 69,9 juta dari dugaan pemotongan dan penerimaan uang sejumlah sekitar Rp 2,7 miliar di tahun 2023,” ungkap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers hasil OTT.
Baca juga : AHY Langsung Tancap Gas
Dia menegaskan, KPK juga mendapat laporan bahwa pungli yang dilakukan Siska Wati sudah terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Karenanya, KPK bakal mengusut dugaan pungli di tahun 2021 dan 2022.
Atas perbuatannya, Siska Wati dan Ari Suryono disangkakan dengan Pasal 12 huruf f Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) kesatu Kitab Undang Undang Pidana (KUHP).
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 24 Februari 2024 dengan judul Kasus Pemotongan Dana Insentif Pegawai BPPD, Bupati Sidoarjo Disebut Banyak Terima Jatah
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.