BREAKING NEWS
 

Sedih Ada Kasus Etik Ghufron, Nawawi: Sebagai Pimpinan KPK Saya Nggak Nyaman

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 16 Mei 2024 11:44 WIB
Foto: Oktavian/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengaku sedih dan prihatin dengan adanya dugaan pelanggaran etik yang diduga dilakukan koleganya, Nurul Ghufron.

“Prihatin saja dengan situasi seperti ini. Bukannya menunjukkan kerja-kerja pemberantasan korupsi malah menyajikan seperti ini kepada masyarakat,” keluh Nawawi, di Kantor Dewas KPK, Gedung ACLC, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2024).

“Saya rasa nggak nyaman banget selaku pimpinan di lembaga ini. Sedih aja gitu,” sambung pimpinan berlatar belakang hakim ini.

Nawawi hari ini menjadi saksi dalam sidang dugaan pelanggaran etik Ghufron. Namun dia mengaku bersaksi sekitar lima menit saja. 

Baca juga : Nurul Ghufron Masih Ngiler Jadi Pimpinan KPK

Kok cepat sekali? Menurutnya, hal ini lantaran dia tak tahu menahu soal dugaan pelanggaran etik tersebut.

“Saya nggak tahu menahu,” ujar Nawawi.

Nawawi mengungkapkan, sebelumnya, dirinya sudah pernah diklarifikasi Dewas soal dugaan pelanggaran etik Ghufron.

Adsense

Dia sudah menyampaikan tidak tahu menahu urusan itu. Namun ternyata, dia kembali dipanggil juga jadi saksi dalam sidang etik.

Baca juga : Singgung Uji Materi Ke MK, Nurul Ghufron Siratkan Maju Lagi Jadi Pimpinan KPK

“Ya saya ulangi juga pernyataan saya, saya nggak tahu menahu. Makanya nggak ada lima menitan sudah selesai,” imbuhnya.

Sekadar latar, Ghufron diduga menyalahgunakan wewenang lantaran meminta pejabat di Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengurus mutasi atau pemindahan anak dari kerabatnya ke Malang, Jawa Timur.

Ghufron sendiri hari ini juga kembali menghadiri sidang etik di Dewas KPK, setelah sebelumnya hadir pada Selasa (14/5/2024).

Dia tiba di markas Dewas sekitar pukul 09.35 WIB. Ghufron mengatakan akan ada saksi ahli yang diperiksa Dewas hari ini.

Baca juga : Hadiri Sidang Etik, Nurul Ghufron: Persiapannya Sarapan Dan Baca Doa

“Sebagaimana dijadwalkan kemarin sudah enam saksi dan hari ini akan ada tambahan saksi ada tiga dan dua ahli,” tutur Ghufron.

Dia tak mau menjawab pertanyaan lain yang diajukan wartawan. Ghufron langsung masuk ke dalam ruangan sidang.

“Apa hasilnya, nanti setelah sidang,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense