RM.id Rakyat Merdeka - Hubungan Anies Baswedan dan PDI Perjuangan semakin lengket. Keduanya mungkin merasa sehati, senasib dan seperjuangan.
Kedekatan Anies dengan PDIP, bermula di Pilkada serentak 2024. Partai berlambang banteng yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu nyaris mengusung Anies maju di Pilkada Jakarta. Sempat ada wacana Anies dipasangkan dengan Rano Karno alias Doel.
Meskipun gagal diusung, ternyata hubungan Anies dan PDIP tidak kandas. Justru, Anies secara terbuka mendukung Pramono Anung-Rano Karno, jagoan yang diusung PDIP di Jakarta. Dukungan Anies berbuah manis, Pram-Rano menang di Pilgub Jakarta dalam 1 putaran.
Baca juga : Ongkos Naik Haji Turun Kualitas Jangan Turun
Setelah kontestasi Pilkada selesai, hubungan Anies dan PDIP makin lengket. Bahkan, Anies tampil mesra dengan politisi PDIP Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, rivalnya saat maju di Pilkada Jakarta 2017.
Anies dan Ahok dipertemukan dalam acara Bentang Harapan JakASA yang digelar Pemprov Jakarta, Selasa (31/12/2024) sore. Acara yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru 2025 itu juga dihadiri para mantan Gubernur Jakarta. Mulai dari Sutiyoso, Fauzi Bowo, dan Djarot Saiful Hidayat.
Dalam momen itu, Anies dan Ahok yang kompak berbatik lengan panjang, duduk bersampingan. Keduanya sesekali mengobrol dan tertawa bareng. Bahkan, dalam sebuah momen, Ahok membisikkan sesuatu ke telinga Anies.
Baca juga : Ahmad Syaikhu: Tepat Untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
Benarkah Anies, Ahok, dan PDIP sudah makin dekat? Juru Bicara PDIP, Guntur Romli mengamini hal tersebut. Kata dia, hubungan antara Anies dan Ahok semakin akrab karena adanya jalinan kebatinan yang kuat di antara keduanya. Menurut Guntur, kedekatan ini terjalin karena mereka dipersatukan oleh cita-cita bersama, yaitu keberpihakan pada kalangan kecil yang merasa terpinggirkan.
“Jika dalam istilah pendukung Anies disebut al-mustadh’afin, maka dalam bahasa PDI Perjuangan, mereka adalah kalangan Marhaen,” kata Guntur.
Lebih lanjut, Guntur menyebut kedekatan Anies dan Ahok juga sebagai kado tahun baru bagi publik atas politik perdamaian tanpa bagi-bagi kekuasaan dan jabatan. Dia juga mengungkap Anies dan Ahok selama ini tidak akrab karena adanya pihak yang selalu mengadu-domba.
Baca juga : Sri Wahyuni: Lebih Baik Naikkan Cukai MBDK Saja...
Lalu, apa kejutan dari Anies dan Ahok? Kata Guntur, tunggu saja tanggal mainnya. “Kalau disampaikan sekarang, tidak mengejutkan lagi dong,” cetusnya.
Senada disampaikan Jubir PDI Perjuangan Chico Hakim. Kata dia, Anies dan Ahok punya kedekatan sejak lama. Keduanya juga dipersatukan saat mendukung pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilgub Jakarta 2024.
Jubir Anies Baswedan, Sahrin Hamid ikut mengomentari kedekatan Anies dengan Ahok. Kata dia, kedekatan Anies dan Ahok makin terjalin saat keduanya mendukung pasangan Pramono-Rano Karno. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.