BREAKING NEWS
 

Prabowo & Raja Malaysia Harap Gencatan Senjata Wujudkan Perdamaian Abadi

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Senin, 27 Januari 2025 19:14 WIB
Presiden, Prabowo Subianto, melakukan keterangan pers bersama Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur, pada Senin, 27 Januari 2025. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia dan Malaysia berkomitmen mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. 

Hal itu disampaikan Presiden, Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim, di Menara Kembar Petronas, Kuala Lumpur City Center, Malaysia, Senin (27/01).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan, sikap Indonesia yang sejalan dengan Malaysia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan solusi damai melalui pendekatan dua negara.

Baca juga : Abrasi Hantam Pesisir Jawa: Dulu Lahan, Kini Perairan

"Masalah Palestina kita berada dalam satu garis. Kita tetap mendukung kemerdekaan Palestina, dan kita sangat tegas bahwa the only solution is a two-state solution," ujar Prabowo dikutip laman Antara.

Adsense

Presiden ke 8 ini juga menyambut baik adanya gencatan senjata yang tengah berlangsung di wilayah konflik. 

Ia berharap gencatan senjata ini dapat bertahan dan menjadi langkah awal menuju perdamaian yang lebih permanen.

Baca juga : Sniper Israel Tembak Remaja Dan Anak Kecil

"Kita terima dengan baik gencatan senjata yang sekarang. Tentunya kita berharap gencatan senjata ini akan bertahan," ujarnya.

Ia mengatakan, Indonesia dan Malaysia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina melalui diplomasi aktif di tingkat regional dan internasional. Dukungan terhadap Palestina tetap menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan luar negeri kedua negara.

Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza dicapai pada Rabu (15/1) melalui mediasi Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat. Gencatan senjata ini melibatkan penghentian konflik selama 42 hari, pertukaran tawanan, penarikan pasukan Israel dari perbatasan Gaza, serta pengiriman bantuan kemanusiaan.

Baca juga : Kolaborasi PNM Dan KemenPPPA Kuatkan Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Menteri Luar Negeri Qatar mengumumkan bahwa kesepakatan mulai berlaku pada Minggu (19/1) pukul 8.30 waktu setempat. Meski begitu, tahap kedua dan ketiga kesepakatan ini masih dalam proses pembahasan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense