RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjamu Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau disapa Mualem, di kantornya, di Jakarta, Rabu (28/1/2026). Meskipun menjelang tengah malam, keduanya bahas isu serius soal hunian sementara bagi korban bencana. Pasalnya, ada 111 ribu korban bencana Sumatera masih ngungsi.
Pertemuan keduanya diketahui dari unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Kamis (29/1/2026). Terdapat enam foto yang dibagikan Teddy. Mualem tiba dengan mengenakan kemeja lengan pendek berwarna hitam. Sedangkan Teddy menggunakan kemeja putih lengan panjang. Pertemuan dilaksanakan hampir tengah malam.
Setibanya di lokasi, Teddy mengajak Mualem diskusi di ruang kerjanya. Diskusi berlangsung santai. Ditemani secangkir kopi dan makanan ringan. Keduanya duduk saling berhadapan. Sesekali, Teddy mencatat laporan perihal pemulihan pasca bencana di Aceh yang disampaikan Mualem.
Baca juga : Hapus Presidential Dan Parliamentary Threshold!
Dalam kesempatan ini, Teddy menjelaskan maksud kedatangan Mualem ke kantornya. Kata Teddy, Mualem tiba di kantornya pada Rabu (28/1/2026) malam. “Beberapa menit menjelang dini hari, tadi malam Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Gubernur Aceh Muzakir Manaf,” tulis Teddy dalam foto yang diunggah.
Dalam pertemuan tersebut dibahas perkembangan konkret pemulihan pascabencana di Aceh. “Termasuk kemajuan pembangunan rumah hunian yang sudah jadi mendekati 4.000 unit khusus di Aceh, selain dari perbaikan rumah yang masih tetap ingin ditinggali warga,” tambah Teddy.
Selain itu, keduanya juga membahas mengenai peruntukan pencairan anggaran daerah yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto. Juga, proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur umum yang berangsur pulih.
Baca juga : Jangkau 5.245 Desa BRILiaN, BRI Perluas Dukungan Untuk Pengembangan Ekonomi Desa
“Selanjutnya pembahasan terkait peruntukan pencairan anggaran daerah yang telah disetujui Bapak Presiden Prabowo, serta proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur umum yang berangsur pulih,” ungkap Teddy.
Senada, Mualem mengonfirmasi maksudnya menemui Teddy. Kata Mualem, dirinya mengadukan perkembangan pemulihan Aceh. Di antaranya soal hunian sementara, perbaikan rumah, hingga pencairan anggaran daerah.
“Serta rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur umum yang terus berjalan,” jelas Mualem.
Baca juga : Dishub DKI Stop Operasional Kapal Ke Kepulauan Seribu
Terpisah, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera mencatat sebanyak 111.788 warga terdampak bencana masih berada di pengungsian. Aceh menjadi wilayah dengan pengungsi terbanyak.
“Total secara keseluruhan pengungsi sampai dengan kemarin itu ada 111.788,” ujar Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, Amran, di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.