BREAKING NEWS
 

KPK: Jelang Lebaran Penindakan Tetap Jalan

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 17 Maret 2026 06:55 WIB
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (Foto: Dwi Pambudo/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, kegiatan penindakan terhadap tindak pidana korupsi tetap berjalan menjelang Lebaran 2026.

Operasi tangkap tangan (OTT) dipastikan tetap dilakukan jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum. 

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu pun mengingatkan para pejabat dan kepala daerah agar tidak nekad melakukan praktik korupsi. 

“Jangan berpikir KPK akan lengah karena mendekati masa mudik dan libur Lebaran. Tidak. Kami akan tetap hadir untuk melakukan penindakan apabila masih ada yang bandel melakukan tindak pidana korupsi,” tegas Asep dalam konferensi pers, dikutip Senin (16/3/2026). 

Baca juga : Kapolri Pastikan Rekayasa Lalin Untuk Mudik Optimal

Ia menegaskan, para penyidik KPK tetap bekerja meskipun mendekati hari raya. 

“Jangan berpikir penyidik-penyidiknya nanti mudik semua. Tidak. Rekan-rekan kami juga tetap semangat bekerja, bahkan di hari libur sekalipun,” tegasnya lagi. 

Selama Ramadan 2026, KPK telah melakukan tiga operasi tangkap tangan yang seluruhnya menyasar kepala daerah. 

OTT pertama dilakukan di Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan sejumlah proyek lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. 

Baca juga : PKB Sumut Sambangi Ulama & Para Tokoh Masyarakat

KPK menduga terdapat konflik kepentingan karena proyek tersebut dimenangkan oleh perusahaan yang terafiliasi dengan Fadia. 

Berikutnya, OTT kedua, dilakukan di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, pada Senin (9/3/2026). 

Dalam kasus dugaan suap proyek tersebut, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka pada Rabu (11/3/2026). 

Mereka adalah Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Kepala Dinas PUPRPKP Harry Eko Purnomo, serta tiga pihak swasta yakni IRE dari PT SMS, EDM dari CV MU, dan YY dari CV AA. 

Adsense

Baca juga : Sikapi Dampak Konflik Timur Tengah, PAN Ikut Arahan Presiden Prabowo

Sementara Operasi tangkap Tangan Ketiga selama Ramadan dilakukan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (13/3/2026). 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense