BREAKING NEWS
 

Temuan Tenda Arafah, Kemenhaj Tegur KBIHU dan Syarikah

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 22 Mei 2026 13:03 WIB
Rombongan Amirul Hajj dipimpin Menhaj Gus Irfan saat sidak ke tenda di Arafah, Arab Saudi, Kamis (21/5/2026]. [Foto: MCH 2026]

 Sebelumnya 
Pria yang akrab disapa Gus Irfan itu mengungkapkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah tempat tidur (bed) yang tercantum di pintu masuk tenda dengan jumlah riil di dalam tenda.

Dalam salah satu tenda, misalnya, tercantum kapasitas 360 bed, tetapi setelah dicek hanya tersedia sekitar 320 bed. “Ini salah satu temuan dan saya khawatir ada temuan-temuan lain, yang mudah-mudahan tidak harus terjadi. Tapi satu per satu kita selesaikan,” kata Gus Irfan.

Baca juga : 3 Tahun Tak Pernah Kalah, Persib Pede Taklukkan Persija

Dia mengaku telah meminta Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Ian Heryawan, untuk tetap berada di lokasi guna memastikan seluruh kekurangan segera diselesaikan. Meski pihak syarikah menjanjikan adanya tenda cadangan, Pemerintah tetap meminta pengawasan dilakukan secara langsung dan menyeluruh.

Menurut Gus Irfan, persoalan serupa juga terjadi pada musim haji tahun lalu. Ketika itu, jumlah bed yang tersedia jauh di bawah kapasitas yang tertera, sehingga banyak jemaah tidak memperoleh tempat dan Pemerintah Arab Saudi harus menambah tenda darurat.

Baca juga : Sembilan Pesan Kesehatan Haji

Karena itu, tim Kementerian Haji dan Umrah akan melakukan penghitungan manual untuk memastikan kesesuaian jumlah bed dan kapasitas jemaah. Pemeriksaan serupa juga akan dilakukan di Mina, lokasi jemaah menetap lebih lama selama puncak ibadah haji.

“Tim kita akan bekerja keras, tidak melihat jam kerja. Yang penting semua kekurangan bisa diselesaikan sebelum pendorongan jemaah ke Arafah,” ujar Gus Irfan.

Baca juga : HNW Apresiasi Kemenhaj Soal UU Haji Yang Baru

Selain kapasitas tenda, Amirul Hajj juga menyoroti fasilitas toilet di kawasan Arafah. Meski dinilai bersih dan berfungsi baik, jumlah toilet disebut masih belum ideal karena rasio pengguna mencapai sekitar 1 toilet untuk 50 jemaah.

Gus Irfan mengatakan, kondisi tersebut menjadi catatan penting untuk perbaikan layanan pada musim haji mendatang. Pemerintah meminta agar kapasitas fasilitas sanitasi dapat ditambah apabila kawasan tenda yang sama kembali digunakan pada tahun depan. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense