RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 resmi dikukuhkan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Paskibraka yang merupakan perwakilan dari 38 provinsi ini, akan bertugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Acara tersebut dihadiri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Hadir pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta jajaran pimpinan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Rangkaian pengukuhan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Putera Indonesia yang dipimpin Kepala BPIP Yudian Wahyudi dan diikuti seluruh anggota Paskibraka.
Baca juga : Pemerintah Lakukan Refocusing, Anggaran MBG 2027 Sekitar Rp 240 Triliun
Dalam prosesi tersebut, Julita Rista Lestari, anggota Paskibraka asal Kalimantan Timur, menjadi perwakilan. Julita memegang Bendera Merah Putih di dada kanan saat mengikuti pembacaan ikrar.
Usai pembacaan ikrar, Julita melepas dan mencium Bendera Merah Putih. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pernyataan pengukuhan oleh Gibran.
"Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus tahun 2026," ujar Gibran.
"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara," sambungnya.
Sebagai tanda pengukuhan, Gibran secara simbolis menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan memasangkan kendit kepada pemimpin upacara. Prosesi pengukuhan kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para pejabat dan tamu undangan kepada 76 anggota Paskibraka yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 RI.
Baca juga : Prabowo Beri Hormat Jokowi Kasih Jempol
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, seluruh unsur yang terlibat dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI telah mengikuti gladi bersih. Pras optimis, pada perayaan nanti, semua dapat berjalan dengan baik.
"Dari hasil evaluasi dapat kami sampaikan, insya Allah kami siap untuk nanti hari Senin memberikan yang terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia," kata Prasetyo di Kompleks Istana.
Prasetyo yang juga Ketua Panitia Nasional Peringatan HUT ke-81 RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan upacara. Mulai dari peserta upacara, Paskibraka, Gita Bahana Nusantara, paduan suara, TNI, Korsik, hingga petugas keamanan dan kebersihan.
Dia juga mengapresiasi tim penyelenggara yang telah bekerja menyiapkan seluruh lokasi dan kebutuhan acara secara detail.
"Semata-mata untuk memastikan pelaksanaan nanti di hari Senin tanggal 17 dapat berjalan dengan sebaik-baiknya," harap Pras.
Baca juga : Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus TPPU Eks Jampidsus
Pras juga menjelaskan mengenai undangan kepada para Presiden dan Wakil Presiden terdahulu untuk menghadiri peringatan Dirgahayu RI di Istana. Menurutnya, undangan telah disampaikan kepada seluruh Presiden dan Wakil Presiden terdahulu, termasuk keluarga para Proklamator, Soekarno dan Mohammad Hatta.
Dia mengatakan, sebagian pihak telah mengonfirmasi kehadiran. Sementara sebagian lainnya menyampaikan berhalangan hadir karena alasan tertentu.
Salah satunya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang telah menyampaikan tidak dapat hadir karena memiliki agenda pemeriksaan kesehatan yang bertepatan dengan peringatan 17 Agustus.
"Semua sudah tersampaikan dan sudah ada beberapa yang menyampaikan konfirmasi mengenai kehadiran, ada juga yang menyampaikan konfirmasi berhalangan hadir oleh karena sesuatu hal," ungkap Pras. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.