RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendukung sepenuhnya larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah untuk seluruh masyarakat yang merantau pada Lebaran ini. Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo menjelaskan, larangan mudik ini merupakan kebijakan yang tepat di tengah pandemi virus corona.
"Larangan mudik sangat bijak. Karena untuk mencegah penyebaran virus corona, salah satunya adalah membatasi kerumunan massa. Dan lebih penting adalah kesadaran bahwa tidak mudik kita menyelamatkan orang kita cintai," tegas Romo Benny dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (21/4).
Baca juga : APP Sinar Mas Donasi Masker Dan Migor Untuk Tangani Corona
Romo Benny menjelaskan, dengan tidak mudik berarti masyarakat telah menjalankan kesadaran moral untuk kebaikan bersama. "Kuncinya pada kita semua untuk memeliki kesadaran moral sebagai perintah kebaikkan. Tidak mudik berarti kita menjalankan kesadaran moral menjadi perintah dalam diri kita untuk taat pada kebaikan bersama," jelasnya.
Romo Benny juga berharap kerja sama melawan virus corona dari pemerintah dan masyarakat serta solidaritas kemanusiaan semakin kuat. "Diharapkan solidaritas kemanusian semakin terlihat dan kuat,” ucapnya.
Baca juga : Smesco: UMKM Olahan Makanan Paling Terdampak Corona
Sebelumnya, keputusan larangan mudik ini disampaikan Presiden Jokowi saat membuka Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, melalui konferensi video, Selasa (21/4/2020). Jokowi beralasan, masih banyak masyarakat perantauan yang bersikeras untuk mudik. Padahal, ini dikhawatirkan akan menjadi medium penularan Covid-19 di desa-desa. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.