RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah telah berusaha maksimal menangani pandemi Covid-19. Karenanya, seluruh komponen masyarakat harus ikut membantu dengan memperkuat soliditas, solidaritas, dan gotong royong dalam perang melawan Covid-19.
Ajakan tersebut diinisiasi Pustaka Indonesia Institute. Ajakan dibalut content video testimoni dengan menghadirkan beberapa narasumber. Di antaranya Ketua Relawan Covid-19 BPBD Kota Bekasi A Wildan, pengamat sosial dan politik Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo, dan jurnalis senior yang juga tokoh masyarakat Bekasi Abdul Somad.
Baca juga : Pertemuan Menteri G20, Indonesia Tekankan Penguatan Sistem Pangan Hadapi Covid-19
Dalam pemaparannya lewat video, A Wildan meminta masyarakat bersatu dan taat aturan yang dibuat pemerintah dalam melawan Covid-19. "Pemerintah pusat, daerah, dan juga masyarakat harus solid agar kita dapat sukses berperang melawan Covid-19," ujarnya.
Wildan menjelaskan, penyebaran Covid-19 sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Angkanya yang positif secara nasional telah menyentuh lebih dari 7.000 orang. "Penyebaran wabah ini sudah mengkhawatirkan, jika tidak dilakukan pencegahan dengan cara swadaya dan taat aturan, mata rantai penyebaran tak akan berhenti. Masyarakat harus patuhi imbauan pemerintah tetap di rumah. Jangan sampai seperti Ekuador karena masyarakatnya cuek dan masa bodoh, keadaan menjadi fatal," terangnya.
Baca juga : Khofifah: Peran Perempuan Diuji Selama Covid-19
Karyono Wibowo mengapresiasi langkah penanganan yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, pemerintah sudah sangat serius menangani wabah ini yakni dengan langkah-langkah percepatan. Di antaranya mengalokasi anggaran yang luar biasa.
Alokasi anggaran meningkat untuk belanja penanganan kesehatan. Selain itu, bantuan juga bertebaran. Seperti iuran BPJS Kesehatan untuk Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja, upgrade RS rujukan pasien Covid-19 termasuk Wisma Atlet, insentif tenaga medis yakni dokter spesialis, dokter umum dan dokter gigi, bidan dan perawat, serta tenaga medis lainnya. Termasuk untuk memberikan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang meninggal karena Covid-19.
Baca juga : Ekspor Sawit dan Kopi Asal Jatim Melonjak Tinggi di Tengah Pandemi Covid-19
Kerja keras pemerintah ini, lanjut Karyono, akan sia-sia jika masyarakat tidak bersatu padu melawan penyebaran Corona. "Kita sebagai masyarakat harus bergotong royong satu sama lain untuk memutus mata rantai itu," ungkapnya.
Sementara itu, Abdul Somad menyakinkan, media akan memberikan berita yang akurat dan membangun optimisme tentang wabah Covid-19 yang sedang melanda Indonesia. "Sehingga masyarakat bisa mengetahui perkembangan wabah ini dengan bener dan jauh dari hoaks. Covid 19 ini adalah masalah kita bersama sehingga kita harus bersatu dan Insya Allah akan menang melawannya," ungkapnya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.