BREAKING NEWS
 

Dihina Ade Armando

Din Kirim Doa

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Kamis, 4 Juni 2020 06:54 WIB
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. (Foto: IG@m_dinsyamsuddin)

 Sebelumnya 
Menurut dia, Din yang harusnya meminta maaf ke publik dan pemerintah Indonesia. Permintaan maaf itu, kata Ade, terkait pernyataan Din yang menuduh pemerintah bergembira di atas rakyat yang menderita di tengah pandemi Covid-19, karena BPIP menyelenggarakan konser virtual penggalangan dana untuk membantu korban terdampak Covid-19 pada 17 Mei lalu. Juga, atas pernyataan Din yang menyebut pemerintah Indonesia memenuhi syarat untuk dimakzulkan.

Reaksi Din tadi ditanggapi beragam oleh warganet. ada yang memuji, ada juga yang tidak terima. Yang memuji antara lain @hardi_ hardiman2. “Enak kan dengan ulama sholeh. Menghina, mencaci maki, ma lah didoakan baik,” cuitnya.Akun @sunjayacandra menimpali. “Memang harus demikian caranya. Hebat pak Din!” puji dia.

Baca juga : Dorna Godok Aturan Penonton MotoGP di Tribun

Sementara akun @GafurHalim tampak tak puas dengan sikap Din. Dia menginginkan Din bereaksi keras ke Ade. “Maafin aja skalian. Orang baik ngalah terus.. Diinjek terus,” tulisnya, sinis.

Akun @ordinary68 berkomentar lain. Dia menyebut, jalan yang benar itu banyak tafsir. “ke jalan yang benar bisa juga dengan bertaubat di dalam penjara kan?” cuitnya.

Baca juga : China Laporkan 3 Kasus Baru Corona

Akun @DarwisIsmail5 pun menyarankan Din tak hanya mendoakan, tapi menyeret Ade ke ranah hukum. “Ini sudah masuk delik pencemaran nama baik. Pak Din Syamsuddin harusnya melaporkan saja ke polisi,” sarannya. “Iya, didoakan sambil diproses hukum juga,” sambung @MataramBumi.

Tapi ada warganet juga yang membela Ade. Akun @msakili85 salah satunya. “jangan baper dengan kata ‘Dungu’,” cuitnya. Sementara, beberapa akun lain memposting link berita tahun 2018 dari sebuah media yang memuat kesediaan Din menjadi cawapres Jokowi. Din dituding sakit hati. “Nah itu yang jadi masalah karena nggak kebagian kue jabatan,” kicau @RazkaFaiz. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense