BREAKING NEWS
 

Pengamat Intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Calon Kapolri Harus Tanggap Ancaman Disintegrasi Bangsa

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 14 Juni 2020 11:08 WIB
Pengamat Intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masa jabatan Kapolri Jenderal Idham Aziz segera berakhir. Sekitar enam bulan lagi, Idham akan diganti. Bursa calon Kapolri mulai ramai. Nama-nama calon pengganti Idham muncul dan siap dilirik oleh Presiden Jokowi.

Pengamat Intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menyatakan, siapa pun yang dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai Kapolri, harus memenuhi sejumlah syarat.

Baca juga : Rakyat Merdeka Jujur, Bikin Kaget

Calon Kapolri harus professional, mengikuti tren kejahatan atau gangguan keamanan, dan memahami hukum dan regulasi.

Adsense

"Kejahatan dan gangguan keamanan kian hari kian canggih dan terus dimodifikasi. Kapolri harus mengikuti perkembangan ini. Syarat berikutnya, ia tidak berpolitik tapi paham perkembangan politik," kata Nuning, sapaan akrab Susaningtyas dalam pesannya kepada RMco.id, Minggu (14/6).

Baca juga : Presiden Minta Pemda Segera Realokasi Anggaran Buat Bansos

Berikutnya, calon Kapolri harus sosok yang cepat tanggap terhadap fenomena yang dapat menimbulkan disintegrasi bangsa. Terutama, kelompok-kelompok baik kanan maupun kiri yang ingin mengganti ideologi dan bentuk negara.

"Wajib tegas juga terhadap hal yang menggangu Pancasila dan NKRI. Serta memiliki kepiawaian untuk mengurangi radikalisme," ungkapnya.

Baca juga : Defence Shifting Harus Jadi Pertimbangan Utama Menhan Baru

Sejumlah nama yang mulai digadang-gadang oleh berbagai pihak sebagai Calon Kapolri antara lain Kabaintelkam Komjen Rycko Amelza Dahniel, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Utama (Sestama) BIN Komjen Bambang Sunarwibowo, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfhi, Kapolda Jawa Timur Irjen M Fadil Imran, dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense