BREAKING NEWS
 

Menteri Kerja Seperti Cuti, Ayo Tebak Siapa?

Reporter : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Editor : UJANG SUNDA
Jumat, 10 Juli 2020 06:27 WIB
Presiden Jokowi dan Wapres Ma`ruf Amin berfoto bareng dengan anggota Kabinet Indonesia Maju, usai pelantikan, di tangga Istana Merdeka, Rabu (23/10). (Foto: Randy Try Kurniawan/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi kembali menyentil para menterinya. Kali ini, dia menyinggung ada menteri yang selama masa bekerja dari rumah alias WFH, terlihat seperti cuti. Namun, lagi-lagi Jokowi tak mau dengan jelas menunjuk hidung si menteri yang dimaksud. Hayo tebak, siapa menteri tersebut? 

Sentilan ini dilontarkan Jokowi  dalam Rapat Terbatas bersama menteri dan kepala lembaga negara mengenai 'Percepatan Penyerapan Anggaran di 6 Kementerian/Lembaga' Selasa (7/7) lalu. Video rapat diunggah dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, sehari setelahnya.  

Baca juga : DPR Minta Kinerja Ditjen Bea Cukai Dievaluasi

Hadir dalam rapat terbatas ini Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Kapolri Jenderal Idham Azis. Presiden mengawali rapat dengan menjelaskan alasannya mengundang kementerian-kementerian yang memiliki anggaran besar. "Kenapa kita undang? Karena kita ingin ada percepatan penyerapan anggaran," tutur Jokowi. 

Adsense

Dia mengingatkan, dunia sedang mengalami krisis kesehatan dan krisis ekonomi. Ada 215 negara, termasuk Indonesia, mengalami hal yang sama. Jokowi meminta para pembantunya memiliki "sense of crisis" yang sama. Di kalimat berikutnya, sentilan itu dikeluarkan. 

Baca juga : Menteri Yasonna Yakin Target Kinerja Tercapai

"Jangan sampai 3 bulan yang lalu kita menyampaikan bekerja dari rumah, work from home, yang saya lihat ini kayak cuti malahan. Padahal, pada kondisi krisis kita harusnya kerja lebih keras lagi," sentilnya. 

Jokowi meminta para menterinya pindah "channel" dari ordinary menjadi extraordinary. Dari yang sebelumnya rumit, ke cara-cara cepat nan sederhana. Jokowi mencontohkan, jika biasanya dibutuhkan waktu 2 minggu untuk membuat Peraturan Menteri, dalam kondisi seperti ini sehari harus sudah jadi. SOP yang biasanya normal, bisa disingkat atau dipangkas. "Gimana caranya? Bapak/Ibu dan Saudara-saudara lebih tahu dari saya, menyelesaikan ini," tutur Jokowi. 

Baca juga : Kinerja Emiten Properti Mulai Pulih, Sahamnya Layak Dikoleksi

Kira-kira, siapa yang menteri yang disentil Jokowi? Pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menebak beberapa. "Mungkin Mendikbud, Mendag, Menpar, Menko PMK, Menkop UKM," tutur Hendri kepada Rakyat Merdeka, semalam. Tebak-tebakan itu berdasarkan sektor-sektor yang disorot Jokowi. 

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI ini menyarankan Jokowi tidak marah-marah dalam rapat. Jadi seolah-olah, semua menteri kena. "Marahnya jangan sama semuanya, kan kasian menteri-menteri yang sudah kerja keras," saran dia. "Kalau mau marah sama yang memble, panggil aja yang memble, marahin deh, buat yang kinerjanya bagus, puji-puji di depan rakyat," imbuh Hendri. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense