BREAKING NEWS
 

Basarnas Stop Pencarian Korban Sriwijaya Air SJ182

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 21 Januari 2021 19:00 WIB

 Sebelumnya 
Operasi tersebut dilakukan dalam tujuh hari, dan dua kali perpanjangan masing-masing tiga hari. Melibatkan sedikitnya 4.300 personel, 62 kapal laut dan 15 pesawat.

Dalam operasi pencarian dan pertolongan, tim gabungan Basarnas mengevakuasi 324 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban, 68 serpihan kecil pesawat, dan 55 serpihan besar pesawat.

Baca juga : 54 Pengungsi Korban Gempa Sulbar Tiba Di Bandara Adi Soemarmo

Selain itu, juga ditemukan perekam data pesawat (FDR) pada hari keempat pencarian, serta unit elektronik perekam suara kokpit pada 15 Januari atau hari ketujuh pencarian.

Masing-masing telah diserahkan pada Komite Nasional Keselamatan Transportasi untuk bagian pesawat l, dan DVI Polri untuk kantong jenazah.

Baca juga : Baznas Dan ISC Selenggarakan Kongres Beasiswa Indonesia Pertama

Selanjutnya, bersama kedinasan terkait, Basarnas akan melaksanakan tabur bunga bersama keluarga para korban ke lokasi jatuhnya pesawat tersebut dekat Pulau Lancang.

"Basarnas menghaturkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan berharap dapat diberikan ketabahan dan keikhlasan serta para korban," kata Bagus.

Baca juga : Jokowi Apresiasi Kerja Keras Tim SAR Gabungan Dalam Penanganan Sriwijaya Air SJ-182

“Kami juga menghaturkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan dukungan, kepada Bapak Menhub dalam pelaksanaan operasi gabungan ini. Apresiasi setinggi-tingginya juga kami ucapkan kepada Panglima TNI beserta jajarannya, Kapolri beserta jajaran dan para potensi SAR yang terlibat,” pungkasnya. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense