Dark/Light Mode

Cuaca Buruk, Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Korban Dan Puing SJ 182

Senin, 18 Januari 2021 19:46 WIB
Ilustrasi proses penyelaman yang dilakukan Basarnas untuk mencari puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu. (Foto: Antara)
Ilustrasi proses penyelaman yang dilakukan Basarnas untuk mencari puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menghentikan sementara penyelaman untuk mencari puing dan korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak di perairan Kepulauan Seribu karena cuaca buruk.

"Begitu siang sudah tidak memungkinkan karena kecepatan angin sampai 26 knot itu berbahaya untuk rekan-rekan kita, apabila memaksakan untuk menyelam,” ujar Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI Rasman MS, di Dermaga JICT 2 Jakarta, Senin (18/1).

Baca juga : Ini, Temuan Menonjol TNI AL Hari Ke-9 Pencarian Korban Sriwijaya

Ia menambahkan penyelaman untuk kegiatan tersebut hanya dapat terlaksana pagi pagi hari, ketika cuaca masih cerah berawan.

Rasman mengatakan jika penyelaman dilakukan, konsekuensinya temuan tidak akan begitu banyak sebab temuan di lokasi pencarian yang dipersempit akan menjadi sangat berkurang. Meski demikian, katanya, pencarian menggunakan sarana yang ada dari sektor laut dan udara tetap berlanjut.

Baca juga : Inspeksi ke Bandara Soetta, Menhub Pastikan Keselamatan Penerbangan

Pada pencarian hari kesepuluh mulai Senin pagi hingga siang, didapati 2 kantong jenazah dan puing pesawat Sriwijaya Air masing-masing dari KRI Rigel dan kapal Bakamla RI.

Sebagai informasi Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor register PK-CLC SJ-182 yang menerbangi rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu (9/1) lalu jatuh di wilayah perairan Kepulauan Seribu.

Baca juga : Dirjen Dukcapil Telah Terbitkan 15 Dokumen Kematian Korban Sriwijaya Air SJ182

Pesawat Boeing 737-500 yang lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada Sabtu (9/1) pukul 14.36 WIB itu menurut data manifes membawa 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.