Sebelumnya
“Di satu sisi, ini sangat baik bagi langkah pencegahan penyebaran Covid-19, tapi di sisi lain memberatkan pedagang. Puluhan ribu warteg benar-benar terancam gulung tikar,” kata Puji.
Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Koperasi dan UKM, Luhur Pradjarto menanggapi kabar akan bangkrutnya 20 ribu pengusaha warteg. Dia meminta asosiasi memberikan kepastian data yang disampaikannya. Menurutnya, jumlah 20 ribu itu tidak sedikit. Sehingga bila data tersebut benar, maka perlu mendapat perhatian lebih. “Angka ini harus disikapi dengan baik,” tandas Luhur.
Ekonom Indef Bhima Yudhistira mendesak Pemerintah memberikan kompensasi bagi pengusaha warteg.
Baca juga : Angka Kematian Capai 2 Ribu Per Hari, Negara Barat Minta Warganya Cabut Dari India
“Kan nggak bisa makan lewat warteg terus delivery order semua. Jadi pemerintah diminta realistis dan harus jelas,” papar Bhima saat berbincang dengan Rakyat Merdeka, kemarin.
Apabila tidak mampu membantu 64 juta unit usaha, lebih baik Pemerintah memikirkan soal kelanjutan PPKM. Sebab PPKM hanya membuat rakyat miskin menderita.
Di dunia maya, keluhan tentang hidup makin susah juga disuarakan warganet. Akun @dhewie_official membenarkan apa yang disampaikan asosiasi warteg. “Ya Allah memang betul dampak dari pandemi sangat menyengsarakan rakyat. Saudara-saudara saya juga pada bangkrut yang punya warteg,” cuitnya. “Kalau warteg pada tutup, berarti indikator perekonomian negara sedang jeblok,” timpal @NaylaAzkiaa.
Baca juga : Bantu Pekerja Informal & Ojol, 50 Warteg Di Jadetabek Gratiskan Makanan
Akun @angkringandotco menyoroti angka 3,5 juta pekerja yang dirumahkan. “Terus yang pengangguran sebelum Covid-19 gimana? Ada 3 : pengangguran sebelum Covid-19, pekerja dirumahkan karena Covid-19, angkatan kerja baru jaman Covid. Berapa juta kah totalnya? setiap angkatan kerja berapa kali multiplier effect-nya? Pusing,” cuitnya.
“Totalnya 6,5 juta yang nganggur... “ timpal akun @jakapujakesuma1. “3,5 juta + 3 juta pengangguran, 10 juta harap-harap cemas,” balas akun @Laksamanacarato.
“Nggak bsa dibayangkan kalau yang 3.5 juta gelandang di Tamrin Sudirman...bakal kerepotan menteri sosialnya nyariin kerjaan,” sindir akun @MrT44876241. “13,5 juta pekerja dirumahkan, 15 orang gelandangan dipekerjakan di BUMN dan 1 orang dikomisariskan. Lumayan, sisanya 3,5 - 16 = 3,484 orang,” timpal akun @y_yumnan. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.