BREAKING NEWS
 

PPGA : Semburan Abu Gunung Raung Capai 2.000 Meter

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Senin, 8 Februari 2021 13:26 WIB
Ilustrasi abu vulkanik akibat letusan Gunung Raung, Banyuwangi. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung mencatat ketinggian kolom abu vulkanik akibat letusan Gunung Raung yang terletak di antara Banyuwangi, Jember dan Bondowoso, Jawa Timur, itu pada Senin (8/2) pagi mencapai sekitar 2.000 meter dari puncak kawah.

"Hasil pengamatan kami sejak Minggu (7/2) malam hingga pagi hari ini, Gunung Raung memang menyemburkan abu vulkanik, dan ketinggian kolom abu mencapai sekitar 2.000 meter dari puncak kawah," ujar Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung Mukijo, Senin (8/2).

Baca juga : Jember Masih Aman Dari Semburan Gunung Raung

Sebelumnya, Minggu (7/2), kolom asap akibat letusan Gunung Raung masih mencapai 1.000 meter di atas puncak kawah. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal.

Adsense

Mukijo menambahkan dari hasil pengamatan petugas PPGA Raung, , selain kolom abu vulkanik mencapai 2.000 meter dari puncak kawah pada Senin (8/2), dari visual juga terlihat pantulan cahaya api dari puncak gunung yang memiliki ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu.

Baca juga : Gunung Sinabung Erupsi, Semburkan Debu Setinggi 500 Meter

Ia mengatakan pagi tadi angin bertiup lemah ke arah timur, dan asap kawah teramati berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas sedang hingga tebal dengan ketinggian 2.000 meter di atas puncak kawah.

"Arah sebaran abu vulkanik tetap sama seperti kemarin, mengarah ke timur-tenggara. Kami perkirakan sebaran abu vulkanik di Kecamatan Kota Banyuwangi, Giri, Kalipuro, dan lainnya, sama seperti kemarin. Pagi ini pun di pos pengamatan Kecamatan Songgon juga sudah turun abu vulkanik, tapi tipis," ungkapnya.

Baca juga : Gempa M4,7 Guncang Pangandaran, Terasa Sampai Garut

Ia menambahkan, untuk kegempaan tremor menerus atau microtremor, dan terekam dengan amplitudo 3 hingga 16 MM dan tetap dominan 6 MM. "Kami imbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat letusan puncak kawah Gunung Raung, karena berbahaya," pungkasnya. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense