BREAKING NEWS
 

Ketemu Deputi V KSP, Wamendes PDTT Bahas Pengentasan Daerah Tertinggal Di Tanah Papua

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 3 Maret 2021 17:10 WIB
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi (Foto: Humas Kemendes PDTT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi bertemu Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardani di Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Jakarta, Rabu (3/3).

Pertemuan tersebut membahas tentang pengentasan daerah tertinggal di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Budi Arie mengatakan, saat ini Indonesia masih memiliki 62 kabupaten tertinggal. Dari jumlah tersebut, 30 daerah di antaranya berasal dari Papua dan Papua Barat. Untuk itu, dibutuhkan perhatian signifikan untuk dapat mempercepat pengentasan daerah tertinggal di Tanah Papua.

Baca juga : PDI Bandung Ingatkan Kepala Daerah Terpilih Jaga Amanah Rakyat

“Dari 62 daerah tertinggal, 30 alias setengahnya ada di Papua – Papua Barat,” ujar Budi Arie dalam keterangan yang diterima RM.id, Rabu (3/3).

Adsense

Menurutnya, pengentasan daerah tertinggal di Papua dan Papua Barat juga dipengaruhi oleh ketersediaan listrik hingga pelosok desa.

Untuk diketahui, saat ini terdapat 427 desa di Tanah Papua, yang belum teraliri listrik. Sebanyak 325 desa di antaranya berasal dari Provinsi Papua. Sisanya, yang berjumlah 102 desa, berasal dari Provinsi Papua Barat.

Baca juga : Bertemu Menteri ESDM, Bamsoet Dorong Pengembangan Energi Terbarukan Untuk Kendaraan Listrik

“Masih banyak desa-desa di Papua yang belum teraliri listrik. Kita terus mengupayakan agar semua desa-desa ini bisa segera mendapatkan akses listrik,” papar Budi Arie.

Terkait hal tersebut, Jaleswari mengatakan, pembahasan intens soal pengentasan daerah tertinggal di Papua dan Papua Barat bersama Kemendes PDTT, penting dilakukan untuk memaksimalkan pembangunan secara buttom up.

Selanjutnya, ia juga akan melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga,.terkait upaya mensinergikan program/kerja di Papua dan Papua Barat.

Baca juga : Teken MoU Dengan BUMD, Anak Usaha PLN Bangun LNG Terminal Di Bali

“Kita akan segera lakukan rapat koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan Setneg (Sekretariat Negara),” pungkas Budi Arie. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense