Sebelumnya
Sejumlah pembatasan yang diterapkan pada PPKM Mikro kali ini masih sama. Misalnya, 50 persen karyawan perkantoran bekerja dari rumah alias WFH. Restoran maksimal menampung 50 persen pengunjung yang makan di tempat. Pusat perbelanjaan tutup maksimal 21.00. Kegiatan belajar mengajar juga masih dilakukan di rumah. Tempat ibadah hanya boleh di isi 50 persen.
Begitu pula dengan fasilitas umum. Sejumlah sektor esensial diperbolehkan beroperasi 100 persen. Kegiatan konstruksi juga boleh berjalan 100 persen selama PPKM Mikro.
Netizen pun mendukung penuh perpanja ngan dan perluasan PPKM skala mikro. Di harapkan, angka penularan akan semakin se dikit. “Kita dukung perpanjangan PPKM Mik ro agar Indonesia bebas pandemi,” ujar akun mahesatiwi.
Baca juga : PPKM Mikro Jadi Kunci Tekan Covid
“Demi lebih optimal PPKM mikro kembali diperpanjang,” tambah YuliPutriiy. 1404Stj mengatakan, perpanjangan PPKM Mikro harus terus dilakukan agar tren penurunan kasus Covid-19 bisa semakin signifikan. Juga agar jumlah kasus baru Covid kurang dari 500 perhari.
Arsikamadja mengatakan, keputusan melan jut kan kebijakan PPKM Miro yang mengiringi program vaksinasi massal sangat tepat. Pemerintah, kata dia, berfokus pada pembatasan da lam skala mikro yang berdasarkan hasil evaluasi memberikan hasil yang cukup baik.
“PPKM Mikro diperpanjang, vaksin secara bertahap terus dilaksanakan, yang terpapar Covid-19 semakin berkurang. Prokes tetap di laksanakan. Semoga kita bebas dari pande mi Covid19 di pertengahan 2021. Mudah-mudahan Tuhan berkenan dengan upaya ini. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil,” kata Marsell_Wawo.
Baca juga : Kepala Daerah Jangan Kendor Petakan Zonasi Risiko Dan 3T
Mahesatiwi mengungkapkan, keberhasilan penerapan PPKM Mikro tahap I di Bodebek diikuti dengan tingkat kedisiplinan protokol kesehatan di atas 80 persen, dan naiknya tingkat perekonomian di 21 persen. Karena itu, PPKM tahap II pun akan diterapkan untuk meningkat kan tren perbaikan tersebut.
“Penerapan PPKM Mikro tahap II hingga 22 Maret ini didasari fakta tren penurunan kasus harian dan kematian, serta peningkatan ke sem buhan. Tren ini perlu ditingkatkan, agar In donesia bisa mengakhiri krisis kesehatan akibat Covid-19,” tutur Apede16.
Anak_Senja90 mengatakan, kesuksesan PPKM mikro tahap pertama menurunkan angka penyebaran Covid-19 dan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit di beberapa daerah perlu didu plikasi daerah lain. Dengan begitu, angka kasus positif dan tingkat kematian bisa terus ditekan.
Baca juga : PLN Pastikan Stasiun Cas Kendaraan Listrik Rute Jakarta-Bali Siap Digunakan
“PPKM skala mikro efektif turunkan kasus Covid-19 karena masyarakat terkecil sendiri yang mengantisipasi dan mencegah persebaran dengan tanggap,” kata Akoelaharjuna.
Namun bagi agung_abdullah, penerapan PPKM Mikro tidak mengubah apapun di daerah nya. “Kok kaya ndak da papa yak, biasa ae,” ujarnya. “Gak bedanya, tempat nongkrong tetep aja rame,” sambung rizaprananta_. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.