Sebelumnya
Ada empat lembaga survei lagi yang menjagokan Ganjar ikut meramaikan pertarungan Pilpres 2024. Antara lain Akurat Poll yang mengakumulasikan persentase Ganjar mencapai 13 persen, Charta Politica 15,9 persen, New Indonesia Research & Consulting 14,3 persen, dan Cyrus Network 13,2 persen.
Apa tanggapan PDIP? Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto menegaskan, partainya belum memutuskan siapa capres 2024. Kata dia, keputusan ada di Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum PDIP.
Baca juga : Bantu Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian, Jepang Nyawer Rp 5,1 Miliar
“Kalau dengan cara elektoral dianggap tinggi, kemudian bisa direkomendasikan Bu Mega, Bambang Pacul yang akan katakan,” ucap Bambang.
Menurutnya, hari ini survei capres tidak terlalu penting. Sebab, pertempuran sebenarnya baru dimulai. “Saya Ketua Pemenangan Pemilu Jateng, Ketua Pemenangan Pemilu DPP mengatakan hari ini survei enggak penting. Today enggak, nanti pertempuran,” tekannya.
Baca juga : Bawa Balita Berfoto Di Kandang Gajah
Dia menjelaskan, Ganjar dalam survei Pilgub Jateng 2013 hanya memperoleh 3 persen. Tapi dengan upaya dari seluruh komponen partai bisa menang. Karena itu, pihaknya menilai hasil survei tersebut belum bisa dijadikan patokan.
“Ganjar dulu ketika lawan Bibit Waluyo surveinya berapa? Ketika ditetapkan lawan Pak Bibit survei berapa? 3 persen. Bisa menang? Bisa. Ganjar tentu juga bekerja, tapi barisan partai kerja luar biasa,” terangnya.
Baca juga : Pompa Bensin Dan Pengeremen Bermasalah, Toyota Recall Avanza Hingga Hilux
Politisi PDIP, Hendrawan Supratikno juga tidak ingin berspekulasi soal peluang Ganjar diusung partainya sebagai capres. Menurutnya, pilpres masih lama. Dia justru mendukung Ganjar yang saat ini memilih fokus dengan tugasnya di Jateng.
“Supaya konsentrasinya tidak terganggu poling-poling yang naik turun,” sebutnya. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.