RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merupakan kader PDIP yang paling bersinar saat ini. Di antara kader Banteng lainnya, elektabilitas Ganjar tertinggi sebagai capres 2024. Namun, saat disinggung soal pencapresan, Ganjar hanya pasrah. Berharap pun, Ganjar nggak berani.
Dalam berbagai riset yang dilakukan lembaga survei, ada 4 kader PDIP yang masuk dalam bursa capres. Mereka adalah Ganjar Pranowo, Tri Rismahari, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Puan Maharani. Dari 4 nama itu, hanya Ganjar yang elektabilitasnya paling mencolok. Bahkan, persentasenya kejar-kejaran dengan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Di dunia maya, banyak bertebaran poster yang menyandingkan Ganjar for capres 2024. Terbaru, poster soal Ganjar akan berpasangan dengan Risma, sebagai capres-cawapres. Saat unggahan tersebut diperlihatkan kepada Ganjar, ia tak banyak berbicara. Mantan anggota DPR itu malah balik bertanya. “Itu yang buat siapa?” tanya Ganjar.
Baca juga : Bantu Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian, Jepang Nyawer Rp 5,1 Miliar
Ganjar mengaku belum terpikir terjun di Pilpres 2024 sebagai capres. Untuk saat ini, dia ingin memfokuskan diri menangani permasalahan-permasalahan di daerahnya.
Antara lain pandemi Covid-19 dan anjloknya harga gabah basah. “Saya masih fokus pada hal itu,” ungkap gubernur Jateng dua periode itu.
Eks Wakil Ketua Komisi II DPR ini juga tidak ingin berspekulasi dengan riset sejumlah survei yang menyebutnya sebagai capres potensial dari PDIP. “Benke wae (biarkan saja),” tegasnya.
Baca juga : Bawa Balita Berfoto Di Kandang Gajah
Untuk diketahui, lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) belum lama ini merilis hasil survei terbarunya. Kali ini, dalam survei capres, lembaga yang didirik Burhanuddin Muhtadi, PhD ni, menjadikan anak muda sebagai respondennya.
Hasilnya, Ganjar menempati posisi kedua di bawah Anies Baswedan sebagai capres pilihan anak muda dengan raihan 13,7 persen. Pada survei dengan reponden umum, elektabilitas Ganjar juga tidak jelek-jelek amat. Politisi berambut putih itu selalu kejar-kejaran dengan Prabowo. Bahkan, di Juli 2020, hasil survei IPI menempatkan Ganjar di posisi pertama dengan persentase 16,2 persen. Naik 5 persen dibanding Mei 2020.
Serupa dengan IPI, Indo Barometer turut merilis hasil surveinya. Ganjar meraih suara 16,5 persen. Akumulasi persentase Ganjar naik dari angka 15,4 persen di Juli 2020. Begitupun hasil survei yang dikeluarkan Y-Publica. Ganjar memperoleh 15,2 persen. Hanya selisih 2 persen dari Prabowo yang berada di urutan teratas.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.