RM.id Rakyat Merdeka - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami penerimaan uang suap proyek bantuan sosial (bansos) Covid-19 Jabodetabek untuk mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara.
Hal ini didalami penyidik komisi antirasuah dari eks sekretaris pribadi (sespri) Juliari, Selvy Nurbaity, yang digarap sebagai saksi dalam kasus ini, Rabu (31/3).
"Saksi dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan berbagai penerimaan berupa sejumlah uang oleh tersangka JPB (Juliari), di antaranya penerimaan melalui tersangka MJS," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, lewat pesan singkat, Kamis (1/4).
Baca juga : Kontrakan Terduga Teroris Di Banjaran, Bandung Digerebek Densus 88
MJS yang dimaksud, adalah Matheus Joko Santoso, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek bansos di Kementerian Sosial (Kemensos).
Aliran uang dari Matheus Joko kepada pihak-pihak lain, juga didalami penyidik komisi pimpinan Firli Bahuri cs ini dari PNS Kemensos, Fahri Isnanta, yang juga digarap kemarin.
"Yang bersangkutan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan aliran uang dari tersangka MJS ke beberapa pihak," imbuh jubir berlatarbelakang jaksa ini.
Baca juga : Dalami Bank Garansi, KPK Garap Lagi Kepala BKIPM KKP Rina
Sebelumnya KPK menyebut, Selvy merupakan orang yang dipercaya Juliari untuk mengelola uang fee hasil potongan bansos senilai Rp 10 ribu per paket yang dipatoknya.
Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama, terkumpul fee senilai Rp 12 miliar. Matheus kemudian membaginya secara tunai ke Juliari senilai Rp 8,2 miliar.
Sementara untuk periode kedua pelaksanaan paket bansos sembako, terkumpul uang fee dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp 8,8 miliar. Uang total Rp 17 miliar itu digunakan Juliari untuk kepentingan pribadinya. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.