Sebelumnya
Pihaknya juga mencatat kerugian akibat pemborosan (Bahan Bakar Minyak/BBM) di enam kota metropolitan, termasuk Jabodetabek mencapai Rp 71,4 triliun per tahun. Data itu mengacu pada studi Bank Dunia terhadap beberapa kota di Indonesia pada 2019.
“Pemborosan BBM juga mengakibatkan 6 juta orang kehilangan waktu per jam dalam sehari di enam kota metropolitan,” ujar Polana.
Menurut dia, pemborosan BBM disebabkan tingginya tingkat kemacetan, serta tidak tertatanya sistem transportasi publik yang baik. Dari total pergerakan lalu lintas di 6 kota metropolitan, termasuk kendaraan pribadi, setidaknya 2,2 juta liter bahan bakar terbuang setiap hari.
Baca juga : Eksekusi Aset Terpidana Terganjal Gugatan Bank
Selain kerugian dari sisi ekonomi, Polana mengatakan, kemacetan menyebabkan tercemarnya lingkungan. Saat ini, transportasi menjadi penyumbang terbesar kedua untuk emisi gas rumah kaca yang berasal dari sektor energi.
Dengan layanan skema BTS di Bogor, pemerintah akan memberikan subsidi 100 persen biaya operasional kendaraan yang digunakan untuk mengangkut penumpang.
Polana menilai, BTS memberikan manfaat bagi penumpang, seperti adanya standarisasi pelayanan minimum yang akan menarik masyarakat untuk beralih ke transportasi massal.
Baca juga : Sharp Gencar Rilis Produk Anyar
“Dengan berkurangnya kendaraan pribadi, waktu tempuh akan berkurang. BTS juga akan memberikan kepastian jaminan pelayanan karena jadwal transportasi akan ter-schedule dengan baik,” jelasnya.
Dikatakan Polana, utuk melaksanakan program BTS, pemerintah bakal bekerja sama dengan pihak ketiga, yaitu operator angkutan umum, melalui sistem lelang. Pemerintah juga akan menunjuk manajemen pengelola. Kemudian, menggelontorkan biaya subsidi untuk angkutan umum tersebut.
“Pada pelaksanaannya, pengemudi dan operator akan diawasi oleh kami,” tegasnya.
Baca juga : BSI Gencar Promosi Program Griya Bermargin Khusus
Untuk membuat BTS akuntabel dan transparan, kata Polana, pemerintah akan menetapkan sistem pembelian tiket secara elektronik atau e-ticketing.
Saat ini, sistem transaksi tiket masih memasuki tahap sosialisasi dan tarif yang ditetapkan pun masih gratis. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.