RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bakal memperlancar proses perizinan investor pemenang tender proyek infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Hal itu disampaikan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam market sounding Kementerian PUPR di Jakarta, kemarin.
Menurut Bahlil, negara sudah melakukan perubahan-perubahan fundamental dalam konteks perubahan regulasi, yang memberikan kemudahan berinvestasi di Indonesia.
Baca juga : Bahlil Janji Bantu Perizinan Pemenang Tender Proyek PUPR
“Sesuai perintah Bapak Menteri PUPR kepada kami, setiap investor yang memenangkan proyek, siapa pun akan kami bantu proses perizinannya,” janji Bahlil.
Dia mengakui, saat ini negara sangat membutuhkan investasi besar. Di tahun 2021 kebutuhan investasi sekitar Rp 900 triliun, dan pada tahun 2022 ditarget oleh Presiden Jokowi sebesar Rp 1.100 sampai Rp 1.200 triliun.
“Investasi sebesar itu untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen,” ujarnya.
Baca juga : Israel Tembakkan Rudal, 1 Keluarga Suriah Tewas
Dengan implementasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, kata Bahlil, maka seluruh perizinan sekarang sudah berbasis elektronik dan via Online Single Submission (OSS).
“Dulu, mengurus izin tidak tahu kapan waktunya selesai. Namun, sekarang sudah ada Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Perizinan Berusaha. Ini semata-mata untuk memberikan kepastian, kemudahan, efisiensi dan efektivitas bagi pelaku usaha,” jelasnya.
Bahlil menegaskan, instansi yang dia pimpin sudah berkomitmen kepada seluruh investor.
Baca juga : PT Pembangunan Perumahan dan PP Infra Garap Proyek SPAM Pekanbaru dan Kampar
“Silakan investor membawa teknologi, modal, dan membawa sebagian pasar. Kami yang akan mengurus perizinannya. Termasuk ke pemerintah daerah, akan dibantu semaksimal mungkin,” ungkap Bahlil.
Dia meyakini jika itu bisa tercipta, maka iklim investasi Indonesia akan semakin membaik. Penciptaan lapangan pekerjaan akan semakin terbuka, pertumbuhan ekonomi nasional juga akan semakin meningkat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.