RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengunjungi Badan Anti Korupsi Arab Saudi, Nahaza, di Riyadh, Senin (22/4).
Di sana, Agus bertemu Presiden Nazaha, Khalid Al Mehaisen. Selain itu, hadir pula Wakil Presiden Nazaha bidang Penguatan Integritas Bander Abaalkhail, dan Wakil Presiden Nazaha Bidang Pemberantasan Korupsi Abdulmohsen Al Monaif.
Baca juga : “Payungi” Kotak Suara, Amankan Dari Tangan Jahil
“Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian penting dari kerja sama internasional kedua lembaga anti korupsi tersebut,” ungkap Agus Rahardjo, Kamis (25/4).
Poin penting dalam kesepakatan antara KPK dan Nazaha antara lain meliputi pelatihan bagi pegawai kedua lembaga, pertukaran Informasi, serta pertukaran hasil kajian. Selain itu, agenda kunjungan KPK ke Nazaha juga dilakukan dalam rangka evaluasi Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara 2 lembaga yang telah ditandatangani pada tahun 2016.
Baca juga : Kuncinya Di Tangan TNI Dan Polri
Lainnya, bertukar pengalaman mengenai upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di masing-masing negara.
“Kami juga sempat mempelajari mengenai sistem Etimad, sebuah e-platform yang merupakan sistem e-procurement dan e-budgeting pemerintah Arab Saudi,” papar Agus.
Baca juga : Pemilu Ricuh Cuma Omong Kosong
Dalam waktu dekat, KPK akan mengundang Khalid Abdulmohsin Al Mehaisen Cs untuk berkunjung ke Indonesia. Sementara Khalid dalam pertemuan tersebut mengatakan, Nahaza juga sangat tertarik untuk belajar mengenai keberhasilan KPK dalam pencegahan dan penindakan korupsi di Indonesia. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.