BREAKING NEWS
 

Sehari 2 Juta Vaksinasi

Menkes Patut Didukung

Reporter & Editor :
APRIANTO
Jumat, 25 Juni 2021 07:20 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Setkab)

 Sebelumnya 
Untuk mengejar target vaksinasi tadi, BGS berinovasi dengan mengusulkan paket two in one. Alias, membeli asuransi mendapat bonus vaksin. "Mungkin nanti bisa memfasilitasi nasabah, keluarga nasabah, dengan paket two in one, sekalian dapat polis dan vaksin. Jadi, yang mau divaksin bisa dipercepat. Bahkan, calon nasabah yang belum beli asuransi pun bisa diberi vaksin dulu," katanya.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menyebut, terobosan BGS patut didukung. Sebab, vaksinasi merupakan salah satu upaya meredam laju penularan. Terlebih, varian baru Corona terbukti menjadi ancaman, karena berpotensi membebani fasilitas kesehatan dan meningkatkan angka kematian.

Baca juga : Menperin Turun Tangan

"Vaksinasi akan meningkatkan proteksi kepada individu. Makanya, sangat penting untuk dikejar. Saya dukung," tegas Dicky.

Namun, kata Dicky, yang perlu digarisbawahi adalah sumber daya yang dimiliki sangat terbatas. Dicky tidak ingin sumber daya yang ada fokus ke program vaksinasi tapi mengesampingkan 3T yaitu testing, tracing, dan treatment.

Baca juga : Syarat Suntik Vaksin Covid-19 Tidak Usah Ribet, Cukup E-KTP

Sebab itu, agar target 2 juta suntikan vaksin per hari tercapai, perlu dukungan semua pihak. Mulai dari Pemda sampai pejabat pemerintah di level masyarakat. Pasalnya, kemudahan akses informasi dan administrasi menjadi sangat penting. Terlebih, hoaks yang beredar soal vaksin begitu masif di masyarakat.

"Pemda sampai level bawah harus meng-counter semua isu hoaks. Kalau tidak, target Menkes sulit tercapai. Sampai saat ini masih ada masyarakat yang menolak divaksin. Maka dari itu perlu melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan siapapun yang disegani untuk mendukung Menkes," saran Dicky.

Baca juga : SehatQ Vaksinasi Pelayan Publik Dan Pekerja Ritel Di BSD

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menyebut ada tiga faktor yang bisa mewujudkan keinginan Menkes itu. Pertama, sediaan. Pemerintah harus memastikan memiliki stok vaksin. Kedua, ketersediaan. Pemerintah harus mempermudah akses dan distribusi vaksin untuk masyarakat. Ketiga, kesediaan. Pemerintah harus meyakinkan masyarakat agar mau divaksin. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense