Sebelumnya
Budionotaslim3 mengusulkan pajak tinggi untuk pemasangan baliho untuk pendapatan daerah. Tujuannya, kata dia, agar pemasangan baliho tidak barbar, semaunya, dan semrawut.
Baca juga : Di Tengah Pandemi, Kerukunan Umat Beragama Harus Dirawat
“Di tengah pandemi gini, rakyat konsen melawan Covid-19, mending uangnya untuk Bansos,” katanya.
Baca juga : Tembus Top Fortune 500 Di Tengah Pandemi, Erick Yakin Pertamina Bisa Lebih Moncer
Ismailfahmi mengungkapkan, respons netizen terhadap baliho turut meningkatkan tren politisi. Contohnya popularitas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani yang meningkat dalam satu bulan terakhir. “Meski banyak sentimen negatif,” ungkapnya.
Baca juga : BI Dan Bank Negara Malaysia Perkuat Transaksi Penggunaan Mata Uang Lokal
Sonodiwiryo mengatakan, di saat pandemi melanda negeri, rakyat mengalami kesulitan hidup, tapi elite sibuk pasang baliho. Dia menilai, kelakuan elite tersebut sangat menyakiti hati rakyat dan justru menimbulkan kebencian. “Yang dibutuhkan adalah empati partai politik ke rakyatnya, sama seperti partai merayu rakyat untuk memilihnya,” tandasnya. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.