BREAKING NEWS
 

Ini Kisah Menegangkan Awak Pesawat Skadron Udara 17 Evakuasi WNI Dari Afghanistan

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 21 Agustus 2021 19:09 WIB
Skadron Udara 17 TNI AU yang mengevakuasi WNI di Kabul, Afghanistan. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Setelah mendapatkan data-data lengkap tentang kondisi Bandara Hamid Kanzai International bisa didarati, diputuskan pesawat terbang dari Islamabad pada Jumat (20/8) dini hari. 

"Keputusan ini diambil, dengan harapan kondisi bandara sepi dan tidak ada eskalasi massa," ungkap Mayor Mulyo.

Baca juga : HNW Puji Kemenlu Berhasil Evakuasi WNI Dari Afghanistan

Pesawat Boeing 737-400 pun lepas landas dari Islamabad pada pukul 04.33 dini hari waktu setempat menuju Bandara Hamid Kanzai International, Kabul.

Tapi rupanya ada lagi tantangan lain yang dihadapi para awak pesawat. Yakni, kondisi bandara Bandara Hamid Kanzai International yang dikelilingi pegunungan dan banyaknya fasilitas bandara yang tidak berfungsi secara optimal.

Baca juga : Ibu Retno Gercep

"Kota dikelilingi pegunungan dengan elevasi runway 5.877 feet di atas permukaan laut, ditambah fasilitas nav aid bandara (ILS, VOR), night facilities dan air traffic service yang tidak berfungsi maksimal, mengakibatkan awak pesawat menghadapi tantangan yang sangat berat saat approach ke Bandara Hamid Kanzai International," urainya.

Tantangan lain yang dihadapi para awak pesawat adalah saat mengidentifikasi runway. Sebab, matahari belum terbit. Sementaea lampu runway tidak menyala seluruhnya.

Baca juga : Siapkan Pesawat Khusus, Jepang Evakuasi Warganya Dari Indonesia

"Prosedur approach yang secara visual dan menghindari pegunungan, membuat landing di Kabul menjadi tantangan yang paling utama bagi seluruh awak pesawat A-7305," tambah Mayor Mulyo.

Setelah mendarat di Bandara Hamid Kanzai International, Kabul, proses evakuasi pun segera dilaksanakan. Sebab, ada keterbatasan waktu yang diberikan NATO, selaku otoritas di bandara Kabul saat ini. Akhirnya, sekitar 2 jam, seluruh proses boarding WNI selesai dilaksanakan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense