BREAKING NEWS
 

Tergiur Tawaran Via WhatsApp

Anggota DPR Jadi Korban Investasi Bodong Rp 1 Miliar

Reporter & Editor :
APRIANTO
Senin, 23 Agustus 2021 06:50 WIB
Anggota DPR Alimin Abdullah menjadi korban penipuan modus investasi. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi itu membeberkan, pelaku maupun korban investasi ilegal bisa berasal dari semua kalangan. Jadi, menurutnya, tidak tergantung dari latar belakang pendidikan mereka.

“Salah satu alasan masih banyaknya korban dari investasi ilegal adalah adanya iming-iming keuntungan besar dalam waktu yang cepat,” ujarnya.

Baca juga : Bantu Tangani Covid, Telkom Donasikan Rp 1 Miliar

Banyak investasi ilegal yang melibatkan keluarga. Seseorang yang sudah terjebak pada investasi ilegal, kemudian mengajak anggota keluarga yang lain untuk masuk dengan iming-iming keuntungan besar.

“Jadi karena yang disasar ini lingkungan tertentu, maka pelakunya tidak harus orang pintar. Demikian juga, korban tidak harus orang yang kurang pendidikan. Kalau sudah sekali masuk maka uang tidak kembali, aset habis,” kata Tongam.

Baca juga : Tersangka Yang Ditangkap KPK Suap Para Anggota DPRD Jambi Rp 2,3 Miliar

Untuk mencegah korban terus berjatuhan, OJK berusaha mengedukasi masyarakat. Menyampaikan kepada masyarakat agar selalu menerapkan prinsip dalam investasi: logis dan legal.

“Kalau legal itu memastikan status perizinan jelas dan logis artinya imbal hasil wajar dan memiliki risiko. Selama ini kan diiming-imingi bakal kaya, dapat uang cepat,” jelasnya.

Baca juga : Bantu Tuntaskan Covid Di Indonesia, Inggris Nyumbang Alkes Rp 14 Miliar

Hingga kini masih ada permasalahan penegakan hukum pada kasus investasi ilegal, baik dari sisi pelaku maupun korban. Dari sisi pelaku, seringkali tidak semua diproses hukum. Ada yang kemudian mengganti entitas baru.

“Kalau dari sisi korban, seringkali mereka tidak melapor karena malu, kerugian kecil, atau karena takut diteror,” kat Tongam. Lantaran itu perlu edukasi yang terus menerus kepada masyarakat. [GPG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense