BREAKING NEWS
 

Sikapi Ancaman China Di Natuna

Prabowo Pamerin Kapal Perang Sakti Dari Inggris

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 19 September 2021 06:28 WIB
Menhan Prabowo Subianto menandatangani kontrak pengadaan KRI TNI AL Fregat tipe 31 Arrowhead 140 di atas kapal perang Inggris HMS Argyll. (Foto: Dok. kemhan).

 Sebelumnya 
Kapal ini juga punya kemampuan untuk menjadi kapal induk mini bagi helikopter angkatan laut baik untuk misi antar-jemput personel maupun misi penyelamatan SAR search and rescue.

Dasco mengatakan kerja sama ini akan menciptakan ratusan kapal Arrowhead 140. Dia yakin, adanya kapal itu akan membuat China takut berkeliaran di Indonesia. “Kesepakatan Prabowo dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris memberikan alih teknologi kepada PT PAL, produsen kapal laut Indonesia, untuk bisa memproduksi ratusan, bahkan ribuan Frigate canggih ini,” ujarnya.

Baca juga : Top, RI Dapat Linsensi Kapal Tempur Inggris

“Yakinlah angkatan laut China akan gemetar melihat Frigate tipe Arrowhead 140 berpatroli di lautan Indonesia, dan akan berpikir dua kali untuk wira-wiri di lautan Natuna lagi,” lanjut Dasco.

Rencananya, pembangunan kapal perang Arrowhead 140 akan dikerjakan dalam kurun waktu 69 bulan. Artinya paling cepat penyerahan kapal perang baru akan dilakukan pada 2026-2027. Dalam tahap awal, PT PAL akan mengerjakan dua unit Kapal Frigate di galangan kapal PT PAL di Surabaya, Jawa Timur. Harga satu unit kapal ini berkisar Rp 4,9 triliun.

Baca juga : Prabowo Dikasih Saran Lirik Indonesia Timur Tuh

Sementara itu, situasi di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, masih belum ada perubahan yang signifikan. Dalam video teranyar ada insiden kapal nelayan dikejar kapal Vietnam sebelum dihadang kapal Patroli TNI Angkatan Laut. Pengusiran kapal penangkap ikan Indonesia dari perairan Natuna Utara direkam salah seorang nelayan.

Pengamat Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana mengatakan, tidak seharusnya kapal militer China berada di laut lepas kecuali sedang melakukan pelayaran untuk melakukan perlintasan. Hal ini mengingat kapal militer ditujukan untuk mempertahankan wilayah kedaulatan negara. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense