BREAKING NEWS
 

Lepas Ekspor Perdana Mesin Cuci Panasonic Ke Jepang

Top, Menperin Sukses Relokasi Perusahaan Asing Dari China

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Jumat, 24 September 2021 06:40 WIB
Kemenperin Sukses Merelokasi Produksi Mesin Cuci dari China, Kini Ekspor ke Jepang. (Foto: Dok. Kemenperin).

 Sebelumnya 
“Pemerintah terus berupaya untuk menjaga tingkat resiliensi industri di dalam negeri melalui sejumlah kebijakan strategis, misalnya berupa pemberian stimulus atau insentif sehingga para pelaku industri bisa mengatasi tantangan pandemi dan terus bertumbuh,” paparnya.

Pada triwullan II-2021, In­donesia mengalami kenaikan pertumbuhan ekonomi yang signifikan mencapai 7,07 persen. Sektor yang memberikan kontri­busi terbesar atas kenaikan PDB nasional tersebut adalah industri manufaktur, dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,91 persen meskipun mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19.

Baca juga : Menperin Happy Pabrik Mesin Cuci Yang Relokasi Dari China Kini Ekspor Ke Jepang

“Terjadinya pertumbuhan sektor industri manufaktur, salah satunya disebabkan oleh sejumlah investor yang tetap percaya untuk merealisasikan in­vestasinya di Indonesia. Artinya, kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah saat ini adalah on the right track,” tegas Agus.

Pada Januari-Juni 2021, realisasi investasi sektor industri menembus Rp 167,1 triliun atau berkontribusi sebesar 37,7 persen dari total nilai investasi nasional yang mencapai Rp 442,7 triliun. Bahkan, nilai investasi sektor industri di semes­ter I-2021 tersebut naik 29 persen dibanding periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 129,6 triliun.

Baca juga : Menperin Cek Prokes Uji Coba Perusahaan WFO 100 Persen

Sepanjang enam bulan tahun ini, nilai penanaman modal da­lam negeri (PMDN) dari sektor industri sebesar Rp 46,3 triliun atau berkontribusi 21,6 persen dari total PMDN yang mencapai Rp214,2 triliun. Sedangkan, nilai penanaman modal asing (PMA) dari sektor industri sebesar Rp 120,8 triliun atau berkontribusi 52,9 persen dari total PMA yang mencapai Rp 228,5 triliun.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier mengemukakan, dari kegiatan ekspor yang dilakukan PT PMI, menunjukkan bahwa produk Indonesia mampu bersaing di kancah global. “Kami optimistis Indonesia bisa menjadi champion di sektor industri elektrionika,” tegasnya. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense