BREAKING NEWS
 

Pagi Ini, Wilayah Ambarawa Semarang Diguncang Gempa Darat Ke-39

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 28 Oktober 2021 08:48 WIB
Peta lokasi gempa bumi darat di Kabupaten Semarang, Kamis (28/10). (Foto: Inatews)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gempa bumi darat kembali terjadi di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/10) pukul 07.20 WIB. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, gempa tersebut berada pada koordinat 7.19 Lintang Selatan, 110.45 Bujur Timur.

Pusat gempa berada di darat, yang berjarak 9 km arah tenggara Kabupaten Semarang. 

Baca juga : Persib Vs PSIS Semarang, Misi Maung Bandung Jaga Kesucian

Gempa berkedalaman 10 kilometer itu dirasakan dengan skala MMI II di Ambarawa, Ngampin, Jambu, dan Kranggan.

Dalam skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang. 

Adsense

Ini adalah gempa ke-39 sejak pertama kali mengguncang Ambarawa pada Sabtu (23/10).  Rinciannya, 24 gempa tercatat pada Sabtu (23/10), 9 gempa pada Minggu (24/10), 3 gempa pada Senin (25/10),  2 gempa Rabu (27/10), dan 1 kali gempa pada Kamis (28/1).

Baca juga : Pagi Ini, PBNU Instruksikan Nahdliyin Apel Hari Santri Dengan Prokes Ketat

Analisis inaRISK mengidentifikasi 33 wilayah administrasi setingkat kabupaten dan kota, berada pada potensi bahaya gempa bumi kategori sedang hingga tinggi. Antara lain Kota dan Kabupaten Semarang, Kota Salatiga maupun Ambarawa.

Saat terjadi gempa pada Sabtu (23/10), pasien yang dirawat di RSUD Ambarawa ikut terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang melaporkan adanya retakan di dinding rumah sakit. Pasien yang berada di lantai 2 dan 3 RSUD Ambarawa merasakan guncangan gempa tersebut.

Mengantisipasi dampak lanjutan, BPBD Kabupaten Semarang mendirikan tenda darurat untuk pasien di halaman RSUD Ambarawa.

Baca juga : Kunjungi PON Papua, Pangdam Kasuari Semangati Kontingen Papua Barat

Meskipun magnitudonya relatif kecil, masyarakat setempat diimbau tetap waspada, dan siap siaga terhadap potensi dampak guncangan gempa dangkal.

Berdasarkan data historis, beberapa gempa merusak pernah terjadi di sekitar wilayah utara. Misalnya gempa di Salatiga (1872), Kota Semarang (1856), Ambarawa (1866) dan Kudus (1877). [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense