BREAKING NEWS
 

Kematian Akibat Corona Di 43 Daerah Melonjak

Tempat Hiburan Malam Bandel, Langgar Aturan

Reporter & Editor :
ACHMAD ALI FUTHUHIN
Selasa, 9 November 2021 07:25 WIB
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan saat konferensi pers daring, Hasil Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Senin (8/11/2021). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Luhut, yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali menambahkan, peningkatan tren kematian kasus Covid-19 terjadi di 43 kabupaten/kota di Jawa-Bali dalam sepekan terakhir. Kenaikan tren kematian salah satunya tercatat di DKI Jakarta.

Tapi, Luhut tak merinci berapa persen kenaikan kema­tian di DKI Jakarta. Dia juga tak menyebutkan 43 daerah yang menunjukkan adanya kenaikan tren kasus kematian terkait Covid-19.

Baca juga : Kementan Dorong Efektivitas Dan Efisiensi Pemasaran Melalui Pasar Lelang

“Saya sampaikan tren kematian kasus di Jawa-Bali utamanya terjadi di 43 dari 128 kabupaten/kota atau 33,6 persen dalam 7 hari terakhir. Di Jakarta, utara, timur, barat, selatan, hampir semua trennya naik,” terangnya.

Ia memastikan segera mendata 43 daerah di Jawa Bali yang terlihat mengalami peningkatan kasus kematian.

Baca juga : Kasus Covid-19 Melonjak Di Jerman Dan Inggris

Intervensi pun akan dilakukan ke seluruh daerah tersebut sehingga kasus kematian bisa menurun.

“Kami akan segera kumpulkan 43 kabupaten/kota daerah Jawa-Bali tersebut untuk melakukan intervensi demi kebaikan ini,” tuturnya.

Baca juga : Gempa, Banjir, Longsor Mengintai

Kendati demikian, Luhut mengklaim secara umum tingkat kematian menurun sehingga jumlah pemakaman kembali normal seperti saat sebelum pandemi Covid-19.

“Saya dapat laporan epidemiolog bahwa tingkat kematian sangat turun, sehingga jumlah pemakaman sama dengan sebelum pandemi. Jadi sebenarnya, kalau kita lihat dari semua sisi, rumah sakit dan tempat pemakaman menunjukkan angka yang baik,” jelas Luhut. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense