BREAKING NEWS
 

Revisi UU Statistik

DPR Ingin Data BPS Disajikan Dalam Bahasa Sederhana

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Minggu, 23 Maret 2025 07:10 WIB
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Sofwan Dedy Ardyanto. Foto: DPR RI

 Sebelumnya 
Makanya, dia berharap, BPS atau nantinya Badan Data dan Statistik Nasional melakukan diseminasi-diseminasi yang bersifat aplikatif bisa diatasi. Dia lalu menceritakan pengalaman dengan mitra kerjanya di Komisi V DPR, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG). Dia mendapati data BMKG ini sulit diakses publik. Padahal klien BMKG ini bukan hanya Pemerintah, tetapi juga berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan data BMKG seperti petani, nelayan dan seterusnya.

“BMKG ini kan dibiayai oleh negara triliunan, tetapi kemudian masyarakat nggak bisa dapat akses. Padahal yang butuh data besok mau hujan di kampung itu petani. Besok yang butuh data besok mau ada badai itu adalah nelayan,” ujarnya.

Baca juga : Pariwisata & Perdagangan Jadi Motor Utama Ekonomi

Akhirnya, lanjut dia, rekomendasi Komisi V DPR ini ditindaklanjuti BMKG dengan membuat layanan aplikasi dan produk yang bisa push Whastsapp (WA) atau Pesan Singkat (SMS) sesuai dengan lokus di tempat itu. Sehingga ketika misalnya BMKG prediksi dilokasi tersebut hujan, maka petani bisa antisipasi.

Jika BPS bisa melakukan hal serupa dengan menciptakan terobosan diseminasi data statistik yang dapat dipahami dengan mudah, maka ini akan berkontribusi besar di dalam membangun tradisi berpikir bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

Baca juga : Bulog Beli Gabah Langsung, Petani Kini Bisa Tersenyum

“Sehingga, nanti terbangun tradisi dalam masyarakat kita bahwa di dalam pengambilan keputusannya itu tidak lagi menggunakan mistika, insting. Tapi sudah menggunakan sebuah proses berpikir logika yang di-support oleh data,” tambahnya.

Sementara, Direktur Sekolah Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (Polstat STIS) Erni Tri Astuti mengatakan, sebenarnya tidak ada hambatan bagi BPS untuk melakukan diseminasi data terkait hasil statistik. Cuma, BPS sering kali menerima banyak kritikan lantaran kurang bisa menampilkan data statistik itu dengan sederhana, dengan bahasa yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Baca juga : Jakarta Mau Pasang 1.000 Pemantau Kualitas Udara

“Nah, ini merupakan masukan buat BPS. Harus ada inovasi atau terobosan dalam hal diseminasi hasil survei ataupun sensus yang berupa data statistik itu. Supaya lebih mudah dipahami mungkin dalam bentuk yang misalnya, gambar atau apa,” ujarnya. KAL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 6, edisi Minggu, 23 Maret 2025 dengan judul "Revisi UU Statistik, DPR Ingin Data BPS Disajikan Dalam Bahasa Sederhana"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense