BREAKING NEWS
 

Investasi Mengalir Dari Amerika Latin

Senayan Apresiasi Presiden Prabowo

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Minggu, 13 Juli 2025 07:35 WIB
Anggota Komisi XI DPR Amin Ak. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan mengapresiasi keberhasilan Presiden Prabowo Subianto menarik komitmen investasi besar dari Brasil. Langkah ini dinilai sebagai terobosan strategis dalam memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Anggota Komisi XI DPR Amin Ak mengatakan, selama ini pertumbuhan ekonomi lebih banyak ditopang konsumsi rumah tangga. "Investasi asing langsung (FDI) adalah kunci untuk transformasi ekonomi menuju pertumbuhan yang tinggi dan berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (12/7/2025).

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 di Rio de Janeiro pada 6–7 Juli. Di sela agenda tersebut, Prabowo mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva pada Rabu (9/7), yang menghasilkan sejumlah kesepakatan penting.

Baca juga : Menkes Wajibkan Layani 5 Penyakit Mematikan

Kedua negara sepakat memperkuat kerja sama teknologi pertanian, mendukung gencatan senjata di Gaza dan Ukraina, dan

Kesepakatan perdagangan bilateral. Juga, percepatan implementasi Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Mercosur (IM-CEPA)

"Investasi strategis dan kerja sama dengan Brasil ini sekaligus memperluas jejaring dagang global Indonesia,” tambah Amin.

Baca juga : PKB Siapkan Basis Rekrutmen Anak Muda

Ia meyakini, investasi dari Brasil akan mendorong penciptaan lapangan kerja produktif, meningkatkan kapasitas industri, dan menyeimbangkan struktur ekonomi nasional yang selama ini bertumpu pada konsumsi masyarakat (lebih dari 50 persen PDB).

Investasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kontribusi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dari 29,15 persen menjadi 40 persen terhadap PDB. “Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, realisasi PMTB harus ditingkatkan setidaknya ke level 40 persen, yang akan memberi kontribusi sekitar 1,5 persen terhadap PDB,” jelas Amin.

Adsense

Momentum kerja sama dengan Brasil, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebagai katalis bagi masuknya lebih banyak investasi berkualitas, terutama dari kawasan Amerika Latin dan negara-negara Selatan lainnya. “Hasil KTT BRICS diharapkan memberi sinyal kuat bahwa Indonesia adalah tujuan utama investasi asing,” ujarnya.

Baca juga : Kemenko Polkam Minta Pengawasan Diperketat

Brasil sendiri dikenal sebagai kekuatan ekonomi terbesar di Amerika Latin, dengan PDB sebesar 2,17 triliun dolar AS pada 2024 dan populasi mencapai 215 juta jiwa. Negara ini juga merupakan produsen global utama komoditas seperti kopi, gula, daging sapi, dan kedelai.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense