BREAKING NEWS
 

DPR Minta Pemerintah Evakuasi 58 Ribu Jamaah Umrah Yang Tertahan Di Timur Tengah

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 3 Maret 2026 20:25 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abidin Fikri. (Dok. DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abidin Fikri meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret guna melindungi keselamatan 58 ribu jamaah umrah asal Indonesia yang tertahan di berbagai bandara akibat eskalasi perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Penutupan wilayah udara Timur Tengah pasca-serangan tersebut telah menyebabkan penundaan penerbangan massal. Abidin berharap pemerintah tidak mengabaikan jemaah dalam kondisi rentan tanpa kepastian logistik dan pemulangan.

Adsense

Baca juga : Dewi Yustisiana Minta Pertamina Mitigasi Dampak Konflik Timur Tengah

“Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Perhubungan harus melakukan koordinasi intensif agar pemetaan dan data jamaah yang terdampak agar segera menyediakan akomudasi darurat dan bantuan ligistik.” kata Abidin, dal keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Abidin meminta pemerintah melakukan pengalihan rute penerbangan alternatif dan skema evakuasi bertahap jika situasi perang mengalami eskalasi yang mebahayakan WNI jamaah umrah di Arab Saudi. Kata dia, perlindungan WNI adalah prioritas utama negara sebagaimana diamanatkan konstitusi.

Baca juga : Komisi IX Minta Pemerintah Kaji Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

“Komisi VIII akan terus mengawal dan mengikuti secara seksama perkembangan perang yang berkecamuk di timur tengah serta secara ketat memastikan keselamatan jamaah umrah agar kembali aman ke tanah air. Pemerintah harus hadir penuh, jangan biarkan jamaah terlantar serta menghimbau jamaah, pihak travel penyelenggara umrah, agar tetap tenang patuhi instruksi KBRI Kementerian Luar Negeri RI,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense