RM.id Rakyat Merdeka - Validasi data menjadi kunci agar subsidi LPG 3 kilogram (kg) benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Karena itu, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dewi Yustisiana, mendukung sinergi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, serta Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat validasi data pengguna LPG 3 kg.
Sinergi tersebut ditandai dengan kerja sama pemanfaatan data kependudukan yang ditandatangani pada Senin (10/8/2026).
“Kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memastikan subsidi LPG 3 kg benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Data yang akurat menjadi fondasi utama agar kebijakan subsidi dapat dilaksanakan secara adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Dewi, Kamis (13/8/2026).
Menurut Dewi, integrasi data kependudukan akan membantu pemerintah memverifikasi identitas pengguna, mencegah penggunaan NIK yang tidak valid atau berulang, serta memetakan kebutuhan LPG 3 kg secara lebih tepat.
Baca juga : Dukung Penataan Pertalite, Jamaludin Malik: Orang Mampu Pakai BBM Nonsubsidi
Dengan demikian, pemerintah dapat mengurangi potensi penyimpangan sekaligus menjaga keberlanjutan anggaran subsidi energi.
“Pemanfaatan data bukan untuk mempersulit masyarakat, tetapi untuk memastikan negara hadir melindungi mereka yang benar-benar membutuhkan. Rumah tangga kurang mampu, pelaku usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran harus tetap memperoleh akses LPG 3 kg dengan mudah dan sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Dewi mengingatkan, integrasi data harus disertai perlindungan data pribadi, keamanan sistem, serta pembatasan akses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sistem yang dibangun juga harus mampu memperbarui data secara berkala sehingga perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat segera diakomodasi.
Baca juga : Dukung Bahlil, Bambang Patijaya: Daerah Jangan Jadi Penonton Hilirisasi
Legislator asal daerah pemilihan Sumatera Selatan II itu mendorong agar penerapan sistem dilakukan secara bertahap dan didahului sosialisasi secara luas.
Pemerintah dan Pertamina juga perlu menyediakan mekanisme pengaduan serta perbaikan data yang mudah dijangkau masyarakat.
Hal tersebut penting untuk memastikan masyarakat yang berhak tidak kehilangan akses terhadap LPG 3 kg akibat ketidaksesuaian data.
Dewi juga mengapresiasi komitmen Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam membenahi tata kelola subsidi energi melalui penguatan koordinasi lintas lembaga.
Baca juga : Cek Endra Apresiasi Komitmen Prabowo-Bahlil Jaga Stabilitas Harga BBM
Menurutnya, Komisi XII DPR RI akan terus mendukung dan mengawal pelaksanaan sinergi tersebut agar penyaluran LPG 3 kg semakin tepat sasaran, tanpa mengurangi ketersediaan maupun kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.