BREAKING NEWS
 

Fraksi Golkar DPR Dukung Jokowi Tarik Dubes RI Dari Paris

Reporter : EDY BURNAMA
Editor : FAZRY
Minggu, 1 November 2020 15:19 WIB
Ketua Komisi I DPR RI FPG, Meutya Hafid. (Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar mendukung penuh sikap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai menghina umat Islam.

Ketua Komisi I DPR RI FPG, Meutya Hafid bahkan menilai apa yang disampaikan presiden Jokowi sudah tepat. Indonesia memang perlu mengecam keras aksi terorisme oleh siapa pun, termasuk aksi penusukan yang terjadi di Paris dan Nice di Prancis.

"Kita amat menyayangkan, seorang kepala negara, dalam hal ini Presiden Macron yang tidak memiliki kepekaan berbahasa, sehingga mengaitkan agama tertentu dengan terorisme. Saya rasa sesungguhnya yang dimaksud Macron bukan demikian, Sehingga akan bijak jika Presiden Macron meluruskan pernyataan sebelumnya," kata Meutya, Minggu (1/11).

Baca juga : Pimpinan Syarikat Islam Minta Jokowi Usir Dubes Perancis

Meutya berharap agar Presiden Macron memiliki kedewasaan dan kematangan untuk memperbaiki ucapannya. Ucapannya ini melukai kebersamaan dan rasa saling menghormati antar agama di dunia.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI FPG, Ace Hasan Sadzily. Seharusnya kata Ace, Emmanuel Macron lebih sensitif terhadap pernyataannya terkait dengan karikatur Nabi Muhammad SAW.

Adsense

"Kita tahu bahwa kebebasan pers itu sangat dijunjung tinggi dalam negara demokrasi, apalagi di Prancis. Namun kebebasan pers itu juga ada batas-batas tertentu yang tidak perlu menyinggung hal yang sangat dihormati dalam ajaran Islam, yaitu menghormati Nabi Muhammad SAW," tegasnya.

Baca juga : Demi Gelar Juara Dunia, Joan Mir Siap Ngoyo Di Tiga Seri Pemungkas

Pernyataan Macron soal Islam, lanjut Ace terkesan men generalisasi ajaran Islam yang pada prinsipnya mengajarkan kedamaian/ rahmatan lil alamin.

Namun ummat Islam pun memiliki sikap yang tegas kepada pihak-pihak yang melakukan kekerasan atas nama agama.

"Tentu saya pun mengecam tindakan main hakim sendiri atas nama agama dalam kasus pemenggalan guru yang memperagakan kartun Nabi Muhammad SAW. Tindakan tersebut juga tidak boleh dilakukan dalam sebuah negara yang menjunjung tinggi supremasi hukum," tuturnya.

Baca juga : Hari Ini, Jokowi Lantik 12 Dubes LBPP

Soal sikap Presiden Jokowi dan Pemerintah Indonesia yang mengecam Prancis, Ace menilai sudah sangat tepat dan patut mendapat dukungan dari semua pihak.

"Setidaknya, sikap tersebut merupakan langkah protes atas pernyataannya yang tidak sensitif terhadap agama Islam," pungkasnya. [EDY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense