BREAKING NEWS
 

Cegah PHK, Pemerintah Beri Insentif Pelaku Usaha!

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Minggu, 4 Juli 2021 19:14 WIB
Wakil Ketua DPR bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin). (Foto: DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPR bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) meminta pemerintah memberikan perhatian khusus kepada lapangan usaha yang paling terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Langkah ini dinilai Gus Muhaimin penting dilakukan agar tidak ada gelombang baru Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Seperti di sektor usaha ritel dan juga restoran.

Berdasarkan dokumen panduan PPKM Darurat yang dirilis Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, pusat perbelanjaan/mal dan pusat perdagangan ditutup. Sementara restoran hanya bisa melayani pesan antar.

Baca juga : Gus Muhaimin: Gencarkan Sosialisasi PPKM Darurat Dan Vaksinasi Di Ponpes

"Untuk sektor-sektor ini harus diperhatikan betul. Kalau perlu kasih mereka insentif agar tetap bisa bertahan. Dan jangan tambah beban pelaku usaha, tapi sebaliknya harus diringankan," kata Gus Muhaimin di Jakarta, Minggu (4/7).

Adsense

Menurut Gus Muhaimin, sektor manufaktur juga perlu diberi stimulus baru dalam berbagai bentuk. Baik berupa pinjaman berbunga rendah, penjaminan kredit hingga insentif pajak.

"Tujuannya bukan agar mereka berekspansi, melainkan agar mereka tidak melakukan PHK karyawan dan melakukan perekrutan kembali," ujar Gus Muhaimin.

Baca juga : Puan Dorong Kadin Terus Berkontribusi Pulihkan Ekonomi Nasional

Terlebih untuk mengurangi risiko pandemi Covid-19, lanjut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, pengusaha sektor manufaktur akan lebih memilih untuk menggunakan sedikit tenaga kerja dan menambah kapasitas mesin.

Hal yang tak kalah penting untuk mencegah PHK selama penerapan PPKM Darurat adalah memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Gus Muhaimin menyatakan, meski restoran masih boleh dibuka dan aktivitas produksi industri kritis diizinkan Work From Office (WFO) 100 persen, mereka tetap tidak bisa bertahan jika tidak ada permintaan.

Karena itu, kehadiran dan kepedulian pemerintah bagi mereka tetap menjadi andalan. "Pemerintah perlu mengintensifkan bansos dan stimulus terlebih untuk sektor-sektor paling terdampak seperti pariwisata, transportasi, ritel dan lain-lain," pungkad Gus Muhaimin. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense